CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

Anggota Komisi X DPR Minta Revisi Rekrutmen PPPK Guru

Yatni Setianingsih
19 Januari 2022
Ledia Hanifa Amaliah : Pemerintah Sibuk Pindahkan Ibu Kota, Nasib Guru Honorer Memprihatinkan

Ledi Hanifa Amaliah (foto : https://www.dpr.go.id/berita/detail/id/37046/t/IKN+Dikebut+Ratusan+Triliun%2C+Guru+Honorer+Bertahun-tahun+Menanti+Kejelasan+Nasib)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Anggota Komisi X DPR, Ledia Hanifa Amaliah meminta pemerintah untuk segera merevisi proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru. Mulai dari hulu sampai hilir dengan tidak lupa memasukkan kajian dan rencana mitigasi risiko, dalam perekrutan PPPK guru.

Alasannya, Ledia menilai, persoalan guru honorer nampaknya masih tak kunjung usai. Usai penyelenggaraan seleksi PPPK pada 2001 ternyata bermunculan pula masalah-masalah baru.

Baca juga:   PAS TV : Beranda Sekolah

“Misalnya saja sekolah-sekolah swasta kini terancam kehilangan sangat banyak guru, karena para guru honorer yang lolos seleksi ini ditarik di sekolah-sekolah negeri. Menjadi tidak adil bagi sekolah swasta yang sudah mengentaskan guru-guru berkualitas ini, karena mereka harus mencari guru pengganti dan itu tidak mudah,” tegasnya seperti dikutip PASJABAR dari laman dpr, Rabu (19/1/2022).

Baca juga:   Omicron Naik, Komisi IX DPR Usul Murid di Bawah 12 Tahun Belajar Secara Daring

Selain itu, bagi para guru honorer di sekolah negeri yang tidak lolos seleksi PPPK, mereka terancam pula kehilangan pekerjaan. Saat posisinya digantikan guru PPPK cabutan dari sekolah swasta.

“Segala kemungkinan harus dipertimbangkan dan ditelisik risikonya, bukan hanya dari sudut pandang pemerintah namun juga pihak pemda dan lembaga pendidikan swasta. Karena persoalan pemenuhan kebutuhan guru, peningkatan kualitas kesejahteraan guru dan kejelasan status ketenagakerjaan guru menjadi tanggung jawab bersama dan tidak boleh saling meninggalkan satu sama lain,” tandas politisi PKS ini. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: anggota dprdprPPPK GuruPPPK guru honor


Related Posts

DPR
HEADLINE

DPR dan Keangkuhan Legislasi

29 Agustus 2024
terlibat judi online
PASFINANSIAL

PPATK Ungkap Lebih dari 1.000 Orang di Lingkup DPR dan DPRD Terlibat Judi Online

27 Juni 2024
Seleksi PPPK Jaring SDM Unggul yang Siap Dongkrak Kinerja Pemkot
PASPENDIDIKAN

Panselnas Umumkan Hasil Seleksi ASN PPPK Guru Pertengahan Februari 2023

9 Februari 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.