CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Atasi Masalah Zonasi PPDB, Gus Ahad Minta Pemerintah Segera Bangun Sekolah Negeri

Yatti Chahyati
24 Januari 2022
Abdul Hadi Wijaya : Klarifikasi Mahasiswa Terlantar di Lombok Bukan UIN dan UNPAS

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Masih terbatasnya jumlah sekolah SMA/SMK/SLB di Kab/Kota di Jabar akan terus berdampak pada penerapan sistem zonasi di tingkat SMA/SMK/SLB di Jabar.

Seperti yang disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya atau yang kerap disapa Gus Ahad.

Gus Ahad yang merupakan perwakilan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan menjadi Menjadi Sekretaris MPW PKS Jabar mendampingi almarhum Mang Oded Wali Kota Bandung menilai, jika wilayah Jawa Barat masih memiliki 17 kecamatan yang tidak memiliki sekolah negeri baik SMA atau SMK, sehingga saat PPDB, melalui sistem zonasi akan selalu ada permasalahan.

Baca juga:   Pj Gubernur Jabar Pastikan Situs PPDB 2024 Dapat di Akses Normal

“Di Jawa Barat yang posisinya dekat dengan DKI Jakarta, masih memiliki 17 kecamatan yang tidak memiliki sekolah negeri baik SMA atau SMK,” ungkapnya kepada PASJABAR di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat belum lama ini.

Gus yang merupakan perwakilan Dapil X Karawang Purwakarta menyebutkan jika perbandingan  lulusan SMP yang ada di kecamatan tersebut tidak dapat melanjutkan ke sekolah negeri karena masalah jarak.

Baca juga:   Program "Dakwah Pasundan"

“Kurangnya sekolah SMA negeri tersebut berdampak pada saat PPDB, melalui sistem zonasi, lulusan SMP yang ada di kecamatan tersebut tidak dapat melanjutkan ke sekolah negeri karena masalah jarak,” ujarnya.

Peraih Badan Kehormatan Award 2020, karena menjadi anggota DPRD Jabar dengan kinerja terbaik juga Alumni Program Beasiswa Habibie yang kuliah di Delft University of Technology, Belanda ini mengatakan jika Tahun 2022 ini zonasi akan menjadi masalah dalam PPDB.

Baca juga:   Ini Pandangan Komisi V DPRD Jabar Terkait Permen PPKS dan RUU TPKS

Keturunan langsung pendiri NU KH Hasyim Asy’ari dan juga anggota DPRD Jabar sejak Tahun 2014 berharap pemerintah Jawa Barat serius menangani masalah zonasi.

“Hal ini harus menjadi sesuatu yang diprioritaskan oleh pemerintah, yaitu dengan segera melakukan pembangunan sekolah baru,” tandasnya. (tiwi/tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: abdul hadiDPRD Jabarkomisi VPPDBzonasi


Related Posts

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Ono Surono Panggil BKSDA dan Dinas Kehutanan Buntut Kematian Anak Harimau di Bandung Zoo

27 Maret 2026
DPRD
HEADLINE

DPRD Jabar Soroti Ancaman Kenaikan Harga Menjelang Libur Akhir Tahun

11 Desember 2025
Tunjangan DPRD
HEADLINE

Besaran Tunjangan Perumahan DPRD Jabar Tuai Sorotan dan Kritik

9 September 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.