CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Program Ducting Perlu Kerja Sama Berbagai Pihak

Yatni Setianingsih
22 Maret 2022
Program Ducting Perlu Kerja Sama Berbagai Pihak

Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana menurunkan kabel di Jalan Ir H Djuanda beberapa waktu lalu (foto : Humas Pemprov Jabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana menyampaikan apresiasinya terhadap operator telekomunikasi yang sudah menyukseskan program ducting.

“Saya sangat mengapresiasi operator telekomunikasi yang sudah mau membantu kami menurunkan kabel fiber optik dan menebang tiang kabel optik,” ujar Yayan, kepada wartawan Selasa (22/3/2022).

Yayan mengatakan, untuk menurunkan dan memotong tiang fiber optik bukan perkara mudah. Selain butuh biaya banyak juga keahlian.

“Setahu saya, untuk memotong satu tiang fiber optik, dibutuhkan anggaran sebesar Rp500 ribu,” tambahnya.

Padahal, sambung Yayan, dalam melaksanakan program ducting pihaknya tidak punya anggaran khusus.
Yayan menerangkan, untuk menurunkan kabel fiber optik ke bawah tanah, sekarang pihaknya memang tidak mengeluarkan banyak anggaran.

Baca juga:   Mensos Saifullah Yusuf Tinjau MPLS Sekolah Rakyat di Cimahi

Padahal yang diturunkan kabel fiber optik di Jalan Ir H Djuanda dari RS Sariningsih ke arah Dago, kiri dan kanan.

“Panjangnya kiri dan kanan kurang lebih 2,7 km, dan sudah ada sekitar 150 tiang fiber optik yang dipotong,” terangnya.

Yayan mengakui, pihaknya tidak bisa meminta operator menebang semua tiang fiber optik. Karena ada beberapa tiang yang fungsinya sebagai sambungan ke rumah-rumah.

“Ya kita juga realistis ya. Kalau memang ada manfaatnya ya tidak kita tebang,” tuturnya.

Menurut Yayan, sekarang kabel fiber optik di Jalan Ir H Djuanda sudah banyak berkurang, bahkan ditargetkan minggu ini sudah tidak ada lagi kabel fiber optik yang melintang di Jalan Ir H Djuanda.

Baca juga:   Terekam CCTV, Berandalan Geng Motor Serang Warga Cimahi

“Sekarang sisanya tinggal beberapa kabel lain seperti kabel listrik,” tegasnya.

Namun, Yayan mengatakan, pihak PLN menyanggupi akan menurunkan kabel mereka. Meskipun belum bisa menentukan kapan hal tersebut bakal terealisasi.

“PLN kan BUMN, dalam penggunaan anggaran ya tidak bisa seenaknya. Mereka harus menganggarkan dulu, baru mungkin tahun berikutnya bisa terealisasikan,” jelasnya.

Selain itu juga, yang belum diselesaikan adalah kabel yang posisinya crossing. Namun untuk itu, Yayan mengatakan, pihaknya akan meminta bantuan Perumda Tirtawening Kota Bandung.

“Karena Perumda punya alat bor untuk menggali tanahnya,” terang Yayan.

Baca juga:   Wakil Wali Kota Bandung: 30 Kecamatan Akan Punya UMKM Center

Perumda Tirtawening

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi mengatakan pihaknya akan membantu program ducting ini.

“Ya kita memang ada alatnya. Kita akan bantu semampunya,” terang Sonny.

Menurut Sonny, sekarang sedang menyusun RAB untuk mengetahui berapa anggaran yang dibutuhkan.

“Setelah kita menyusun RAB dan ketahuan angkanya berapa, akan kita ajukan. Kita bicarakan lagi dengan Pak Yayan,” tuturnya.

Namun, ditanya titik mana saja yang akan dibor, Sonny mengaku tidak mengetahui persis.

“Aduh saya lupa titik mana saja, yang jelas ada empat titik panjangnya kurang lebih 200 meter,” pungkasnya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: pemkot bandungPlt Wali Kota Bandung Yana MulyanaProgram ducting


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
darurat sampah
HEADLINE

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.