CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

BDW Day: 3 SMP di Jawa Barat Kolaborasi Melawan Intoleransi di Sekolah

Tiwi Kasavela
26 Maret 2022
BDW Day: 3 SMP di Jawa Barat Kolaborasi Melawan Intoleransi di Sekolah

BDW Day: 3 SMP di Jawa Barat Kolaborasi Melawan Intoleransi di Sekolah. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Dalam rangka mendukung semangat melawan tiga dosa besar dalam pendidikan yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu intoleransi, bullying, dan kekerasan seksual, Peace Generation menginisiasi program Breaking Down the Wall (BDW) untuk memperkuat pendidikan karakter di sekolah.

BDW sebagai sebuah platform menghubungkan sekolah berbasis keagamaan Islam dan Kristen, baik sekolah swasta maupun negeri dengan menerapkan sistem welas asih.

Melalui BDW, 48 siswa dari SMP Kristen Yahya Bandung, Peacesantren Welas Asih Garut, dan SMPN 17 Bandung mengikuti Pelatihan 12 Nilai Dasar Perdamaian (NDP) secara daring dan luring.

Tujuannya agar generasi muda memiliki skill abad 21, seperti mampu berkomunikasi, berkolaborasi, berpikir kritis, dan kreatif untuk melawan intoleransi di lingkungan sekolah.

Baca juga:   Persiapan Mudik Lebaran 2026: 168 Ribu Tiket Terjual di Daop 2 Bandung

Setelah belajar 12 NDP, 48 siswa dibagi ke dalam kelompok kecil untuk berkolaborasi membuat peace project yang akan disebarkan di media sosial.

Mereka bekerja sama secara daring, lalu mempresentasikan hasilnya secara luring di kegiatan BDW Day.

Salah satu hasil peace project dari kelompok enam yaitu membuat komik yang menyampaikan pesan-pesan perdamaian di Instagram.

Selama mengerjakan project bersama siswa dari sekolah lain dengan latar belakang kepercayaan yang berbeda, siswa bernama Indah, perwakilan dari kelompok enam sekaligus SMP Kristen Yahya menyatakan senang bisa bekerja sama dengan teman yang berbeda.

“Setelah belajar 12 NDP, saya bisa lebih memahami, menghargai, dan menghormati teman-teman yang berbeda dari saya. Saya senang bisa berkenalan dengan mereka. Juga senang bisa mengikuti kegiatan ini,” tutur Indah.

Baca juga:   FOTO : PPKM Level 3 PTM Di Bandung 50 Persen

Hal senada disampaikan juga oleh Sheila, siswa dari Peacesantren Welas Asih Garut setelah belajar 12 NDP.

Sheila mendapat pengalaman berharga setelah belajar nilai ketujuh, yaitu ‘Kalau gentleman gak usah nge-gank’.

Sheila menyadari kalau pergaulan itu dampaknya ada yang negatif dan positif. Selama menjadi anggota genk, Sheila merasa tidak menjadi dirinya sendiri.

“Dulu, Sheila pernah nge-gank, tapi Sheila gak bisa menjadi diri sendiri karena pergaulan yang toxic. Setelah belajar nilai ketujuh, Sheila jadi tau ternyata pergaulan itu punya dampak yang besar. Kalpoun mau nge-gank juga harus lihat dulu apa yang dilakukan genk tersebut, apakah merugikan diri sendiri dan orang lain atau tidak,” tutur Sheila.

Baca juga:   9 Dosen UIN SGD Bandung Raih Sertifikasi International Board of Standars

Koordinator Program BDW dari Peace Generation, Miftahul Huda mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan BDW Day sendiri menjadi salah satu wadah untuk mengenalkan perbedaan sedini mungkin.

“Rangkaian kegiatan BDW, mulai dari training guru dan siswa yang ditutup dengan perayaan BDW Day dimaksudkan agar siswa bisa bersahabat dengan yang berbeda sedini mungkin, sehingga hubungan satu sama lain menjadi kuat, terutama untuk merespons bullying dan intoleransi yang terjadi di sekolah. BDW ini hadir untuk menjadi platform siswa menjadi agen perdamaian,” ungkapnya. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: jawa baratPeace Generation


Related Posts

Sebuah pohon Kiara Payung tumbang di Jalan Encep Kartawiria, Cimahi, menimpa gerobak pedagang dan melukai 11 orang, termasuk siswa sekolah dasar. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Pohon Kiara Payung Tumbang di Jalan Encep Kartawiria Cimahi, 11 Orang Jadi Korban

4 Mei 2026
Viral video seorang anak disabilitas di Bandung Barat memiliki kebiasaan memakan rumput sejak usia 4 tahun. Bupati Jeje Ritchie Ismail turun tangan berikan bantuan. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Viral Bocah di Bandung Barat Gemar Makan Rumput, Bupati Jeje Ritchie Ismail Instruksikan Penanganan Intensif

30 April 2026
harga elpiji naik
PASJABAR

Harga Elpiji Naik, KDM Ungkap Kearifan Lokal Bisa Jadi Alternatif

21 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.