CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Plt Wali Kota Bandung : Gedung Pemerintah Belum Semua Ramah Disabilitas

Yatni Setianingsih
4 April 2022
Wali Kota Bandung Yana Mulyana (foto : Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung Yana Mulyana (foto : Humas Pemkot Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM —  Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengakui masih banyak gedung pemerintah, yang belum memenuhi standar ramah disabilitas.

“Memang kami mengakui, masih minim sekali fasilitas untuk disabilitas di kantor pemerintahan. Namun, kami akan berusaha agar faslitas untuk disabilitas disediakan, terutama di kantor kewilayahan. Mengingat kewilayahan merupakan pihak yang langsung bersentuhan langsung dengan masyarakat,” terang Yana kepada wartawan Senin (04/4/2022)

Yana menegaskan pihaknya akan mengusahakan agar Kota Bandung bisa menjdi kota ramah disabilitas. Karenanya Yana mengatakan akan memenuhi infrastruktur terkait kebutuhan tersebut. Terutama di gedung instansi yang menyelenggarakan pelayanan publik

“Salah satu upaya yang kami lakuan adalah degan menyediakan beberapa fasilitas di beberapa puskesmas dengan menggunakan huruf braile. Seperni nomor antrian yang sekarang ada sudah dilengkapi huruf braile,” terangnya.

Baca juga:   Pemprov Jabar Dukung Produk Penyandang Disabilitas Lewat Cara Ini

Jumlah kaum diasbilitas di Kota Bandung, menurut Yana mencapai 1.600-an, namun Yana belum bisa menjelaskan, kaum disabilitas apa yang paling banyak di Kota Bandung. Sedangkan jumlah disabilitas di Indonesia sekitar 22 juta jiwa, namun itu juga belum merupakan angka pasti. Semua masih asumsi belum by name by address.

“Kita sekarangn sedang melakukan pendataan ulang. Agar datanya bisa masuk ke dalam database Disdukcapil (Dinas Kependundudukan dan Catatan Sipil,red) Kota Bandung,” tambah Yana.

Untuk pendataan ulang ini, Yana mengatakan, Disdukcapil Kota Bandung bahkan punya program Bi Eha dan Mang Udin merupakan program layanan jemput bola yang akan langsung mendatangi penduduk Kota Bandung, baik di rumah, kecamatan, panti, ataupun rumah sakit.

Baca juga:   Sikapi Aksi Kriminal di Alun-alun Bandung, Pemkot Bandung Lakukan Ini

Sasaran dari program ini adalah para lansia, penyandang disabilitas maupun ODGJ, serta penduduk yang sedang sakit. Layanan ini utamanya adalah untuk perekaman KTP-el, yang juga menerima permohonan dokumen adminduk lain seperti akta kelahiran, serta translasi akta kelahiran bagi penyandang tuna netra berupa huruf braile.

Program ini diharapkan bisa menjadi salah satu upaya kepemilikan dokumen kependudukan dapat terpenuhi bagi penduduk berkebutuhan khusus.

Kepala Disdukcapil Kota Bandung Tatang Mochtar mengatakan, awal jalannya inovasi, jemput bola dilakukan hanya memanfaatkan mobil dinas yang telah ada sebelumnya, kemudian memodifikasi membuat branding mobil layanan ini, kemudian dilengkapi dengan peralatan perekaman KTP-el portable serta tim khusus. Layanan ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung pada 4 Oktober 2018 dan diberi nama Bi Eha dan Mang Udin.

Baca juga:   Kemungkinan Plt Wali Kota Bandung Ganti Sekda, Ini Kata Pengamat

Tatang mengatakan, program tersebut memberikan pelayanan jemput bola bagi para lansia, penyandang disabilitas maupun ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) serta penduduk yang sedang sakit. Adapun pelayanan berupa perekaman e-KTP, pencetakan akta kelahiran serta translasi akta kelahiran bagi penyandang tuna netra.

“Diharapkan hak terhadap kepemilikan dokumen kependudukan ini bisa terpenuhi,” tuturnya.

Tatang menuturkan, Bi Eha dan Mang Udin memanfaatkan mobil pelayanan yang sudah tersedia untuk kemudian dilengkapi peralatan perekaman e-KTP portable. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: disabilitasPlt Wali Kota Bandung Yana Mulyanaramah disabilitas


Related Posts

Mahasiswa Tuli Unpad
HEADLINE

Nyaris Menyerah, Mahasiswa Tuli Ini Buktikan Bisa Wisuda dan Jadi Inspirasi di Unpad

6 Mei 2026
Viral video seorang anak disabilitas di Bandung Barat memiliki kebiasaan memakan rumput sejak usia 4 tahun. Bupati Jeje Ritchie Ismail turun tangan berikan bantuan. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Viral Bocah di Bandung Barat Gemar Makan Rumput, Bupati Jeje Ritchie Ismail Instruksikan Penanganan Intensif

30 April 2026
Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Terhadap Gadis Disabilitas
PASBANDUNG

Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Terhadap Gadis Disabilitas

30 April 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.