CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBISNIS

Baru Tujuh Pasar Tradisional di Jabar Miliki SNI

Yatni Setianingsih
20 April 2022
Pemprov Jabar Kucurkan Rp10 Miliar untuk Renovasi Pasar Lembursitu

Pasar Lembursitu Kota Sukabumi yang telah direnovasi (foto : Humas Pemprov Jabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BEKASI, WWW.PASJABAR.COM — Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Iendra Sofyan, program pasar juara telah dimulai 2019 dan menyelesaikan 21 revitalisasi di 18 kabupaten/kota, di mana tiga pasar di antaranya dilakukan dua kali revitalisasi. Sementara targetnya sampai 2023 adalah 25 kegiatan revitalisasi. Untuk 2022 ada satu pasar di Garut yang sedang direvitalisasi.

“Tahun depan dua sampai tiga revitalisasi lagi ditambah yang lain-lainnya, termasuk ada arahan dari Pak Gubernur untuk melanjutkan revitalisasi Pasar Harapan Jaya tahap dua,” katanya, Rabu (20/4/2022).

Baca juga:   Mahasiswa Arsitektur ITB Menang Lomba Sayembara Perancangan Arsitektur untuk Ruang Publik

Indra berharap setelah revitalisasi pasar pemerintah kota/kabupaten turut mengembangkan pasar menjadi pasar yang ber-SNI dan digitalisasi pasar. Tak hanya pasar yang telah direvitalisasi oleh Pemerintah Provinsi Jabar, dorongan pasar di Jabar ber-SNI dan digitalisasi pasar diharapkan dapat diterapkan di seluruh pasar di Jabar.

Untuk diketahui, saat ini pasar yang sudah ber SNI di Jabar baru ada tujuh pasar, sedangkan digitalisasi pasar hingga tahun 2021 kemarin baru tiga pasar yaitu Pasar Atas Cimahi, Pasar Wanayasa Kabupaten Purwakarta, dan Pasar Johar Kabupaten Karawang.

Baca juga:   Unpad Lockdown, Kampus Suplai Makanan untuk 364 Mahasiswa di Asrama Jatinangor

“Untuk jadi pasar ber-SNI ada tiga hal yang dinilai yaitu administrasi, kelembagaan dan fisik. Dua penilaian pertama jadi tanggung jawab pemerintah kota kabupaten sedangkan fisik kita yang bantu,” kata Iendra.

Sementara itu untuk digitalisasi pasar, kata Iendra menekankan pada transaksi nontunai atau cashless.

Ia menambahkan, program pasar juara pun tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, pihaknya pun melakukan pendampingan atau bimbingan agar pasar jadi pasar yang modern, bersih dan tidak becek. Selain itu, pihaknya memberikan sejumlah bimbingan teknik pengelolaan pasar dan sosialisasi e-commerce. (*/ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:


Related Posts

mahasiswa ITB hilang
HEADLINE

Mahasiswa ITB Arief Ditemukan Selamat Setelah Pencarian Dua Hari

11 Mei 2026
mahasiswa ITB hilang
HEADLINE

Mahasiswa S2 ITB Hilang di Gunung Puntang, Pencarian Besar Dilakukan

11 Mei 2026
IKA Unpas 2026
HEADLINE

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

10 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.