CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

Falsafah Sunda Dibahas Dalam Pertemuan Ketiga Pokja Pendidikan G20

Nurrani Rusmana
27 Juli 2022
Pertemuan Ketiga Pokja Pendidikan G20 bahas falsafah Sunda.

Chair of G20 EdWG, Iwan Syahril. (Foto: kemdikbud.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pokja Pendidikan G20 atau G20 Education Working Group (EdWG) menggelar pertemuan ketiga secara hibrida pada 27 dan 28 Juli 2022, di Bandung, Jawa Barat.

Chair of G20 EdWG, Iwan Syahril, dalam pertemuan Pokja Pendidikan G20 mengatakan ada sebuah falsafah masyarakat Sunda yang erat kaitannya dengan gotong royong, yakni silih asih, silih asah, silih asuh, silih wawangi.

Iwan menuturkan, kata “silih” yang berarti “saling”, mengandung makna transformatif yang bersifat resiprokal.

“Pada pertemuan-pertemuan G20 bidang pendidikan yang kita pimpin, para delegasi saling memberikan respons. Tujuannya untuk bertransformasi bersama dan bergotong royong untuk mencapai pemulihan global. Khususnya di bidang pendidikan,” kata Iwan di Bandung, Rabu (27-7-2022).

“Silih asih” dapat dimaknai sebagai saling mengasihi terhadap sesamanya. “Silih asah” mempunyai makna saling mencerdaskan antarmanusia. “Silih asuh” mempunyai makna saling menjaga. “Silih wawangi” dapat bermakna saling memberi dukungan ke arah yang positif. Nilai yang terkandung di dalam falsafah ini dapat dimaknai sebagai proses untuk mencapai kualitas kemanusian yang sejahtera.

Baca juga:   Tidak ada Kendala Pembukaan Piala Dunia U-17 di Surabaya

“Saya pikir, dalam upaya memperkuat komitmen untuk memulihkan sektor pendidikan secara bergotong royong, falsafah masyarakat Sunda, silih asih, silih asah, silih asuh, silih wawangi sangat relevan dan dapat menjadi penguat,” ujar Iwan.

Pertemuan ketiga G20 EdWG merupakan tindak lanjut dari pertemuan kedua G20 EdWG yang diselenggarakan pada Mei lalu. Dalam pertemuan kedua, terobosan-terobosan Merdeka Belajar telah diangkat sebagai contoh praktik baik yang menjadi tonggak gotong royong transformasi pendidikan di Indonesia.

Baca juga:   1,4 Juta Rantang Terkumpul dalam BUBOS 6

Merdeka Belajar juga diangkat sebagai dasar agenda prioritas pertama dan kedua dalam G20 EdWG, yaitu “Pendidikan Berkualitas untuk Semua” dan “Teknologi Digital dalam Pendidikan”.

Hal tersebut sejalan dengan nilai gotong royong serta visi yang diutarakan oleh Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim pada pertemuan kedua G20 EdWG, bahwa Indonesia telah melihat ke masa depan, dan mengajak dunia untuk turut bergerak ke masa depan.

Nadiem Makariem Bahas “Solidaritas dan Kemitraan”

Pada pertemuan ketiga kali ini, Kemendikbudristek akan memimpin pembahasan terkait agenda prioritas ketiga dan keempat G20 EdWG. Yakni “Solidaritas dan Kemitraan” dan “Masa Depan Dunia Kerja Pasca Covid-19”.

Kemendikbudristek juga akan memimpin pembahasan lebih lanjut terkait Laporan G20 EdWG serta draf Deklarasi Menteri Pendidikan yang sempat dibahas pada pertemuan sebelumnya.

Baca juga:   Rektor Unpas Nobatkan Peserta Sebagai Alumni Kehormatan

Kemendikbudristek juga akan mengajak para delegasi untuk mendiskusikan pembahasan terbaru komitmen dunia di bidang pendidikan. Hal itu telah dibahas dalam Transforming Education Pre-Summit pada bulan Juni lalu.

Transforming Education Pre-Summit merupakan rangkaian acara menuju pertemuan Transforming Education Summit. Pertemuan itu direncanakan akan dilaksanakan pada September 2022  dan diinisiasi oleh UNESCO.

“Melalui pertemuan ketiga ini, Kemendikbudristek bersama para delegasi negara-negara anggota G20, negara undangan khusus, organisasi internasional. Serta kelompok kerja (working group), dan kelompok pelibatan (engagement group) akan berdiskusi lebih lanjut jelang pertemuan tingkat menteri pendidikan pada bulan September,” pungkas Iwan. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Falsafah SundaG20Pokja Pendidikan G20


Related Posts

peradaban sunda dedi
HEADLINE

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

19 April 2026
jabar
PASJABAR

Jabar Perkuat Jaringan Pembiayaan Perubahan Iklim di Forum Internasional

20 Mei 2024
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, dan CEO Tesla Motors, Elon Musk, berdialog dengan 400 mahasiswa se-Indonesia dalam acara "Intergenerational Dialogue for Our Emerging Future".
HEADLINE

Mendikbudristek dan Elon Musk Berdialog dengan Mahasiswa Indonesia, Ini yang Dibahas

14 November 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.