CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Warga Riung Bandung Produksi Paving Block dari Plastik

Yatti Chahyati
2 Februari 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, PASJABAR.COM — Warga RW 12 dan 14 Riung Bandung Kelurahan Cisaranten Kecamatan Gedebage, ternyata mampu memproduksi paving block dari sampah plastik.

Hal itu terungkap saat Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berdialog dengan warga usai salat subuh berjamaah di Masjid Nurul Fikri, RW 14 Riung Bandung, Kelurahan Cisaranten, Kecamatan Gedebage, Bandung pada Sabtu (2/2/2019).

Ketua DKM Nurul Fikri, Badru Hidayat mengugkapkan, warga di RW 14 dan RW 12 telah melakukan Kang Pisman. Dari sampah yang dipisahkan, warga menyetorkannya ke bank sampah yang ada di wilayah tersebut. Selanjutnya, sampah-sampah plastik diproduksi menjadi paving block.

Baca juga:   Tindak Penimbun Masker, Pemkot Bandung Bentuk Tim Pencegahan Corona

“Kami bisa mengolah 15 kilogram sampah plastik. Salah satu produknya, paving block,” ungkap Badru.

Dari paparan tersebut, Wali Kota Bandung, Oded M Danial sangat mengapresiasi kreativitas warga RW 12 dan 14. Hal itu menunjukan warga RW 12 dn 14 sudah membantu Pemerintah Kota Bandung menangani permasalahan sampah, khususnya sampah plastik.

“Di sini masyarakat sudah punya inovasi pemanfaatan sampah. Mereka memanfaatkan sampah plastik menjadi paving block. Ini kualitasnya bagus sekali,” ucap Oded.

Baca juga:   Nugroho Budi Wiryanto Gantikan Tri Soewandono, Jabat Pangdam III/Siliwangi

“Bagus, itu adalah salah satu cara mengimplementasikan slogan Bebersih Bandung,” lanjutnya.

Oded mengungkapkan, bebersih Bandung memang tak melulu soal sampah. Bebersih Bandung juga berarti bersih batin dan bersih itikadnya.

Untuk itu juga, Oded juga kembali mengajak warga untuk melaksanakan salat Subuh berjemaah di masjid. Tak hanya sekedar melaksanakan kewajiban sebaga umat Muslim, salat Subuh berjamaah juga merupakan pondasi awal membangun Bandung.

Baca juga:   Kolaborasi Gereja St Gabriel dan Masjid Al Amanah Untuk Herd Immunity

“Banyak fadilah salat Subuh berjemaah. Sekurang-kurangnya, manfaat salat Subuh berjamaah di masjid adalah bisa menghirup udara segar,” tambahnya. (put)‎

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kota bandungmang dodesampah plastik paving blok dari plastikwarga bandung


Related Posts

ngabandungan bandung
PASBANDUNG

Ngabandungan Bandung, Seni Visual dan Edukasi Mitigasi Bencana

28 April 2026
Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI
HEADLINE

Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI

25 April 2026
jalan macet di Bandung
Uncategorized

Bandung Kian Sesak! Ini 6 Kawasan dengan Kemacetan Terparah

5 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.