CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Aplikasi e-Penting Permudah Tata Kelola Data Stunting

Nissa Ratna
21 Oktober 2022
Pola Makan, Pola Asuh Hingga Sanitasi, Sebab Anak Alami Stunting

Ilustrasi (https://www.halodoc.com/artikel/4-kondisi-terjadi-pada-anak-yang-alami-stunting)

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meluncurkan aplikasi e-Penting (Elektronik Pencatatan Stunting) sebagai media untuk mempermudah pendataan stunting.

Hadirnya aplikasi tersebut, sesuai dengan pelaksaan konvergensi percepatan penurunan stunting.

Pada aksi enam yaitu sistem manajemen data dan menjawab tantangan atas permasalahan data stunting.

Atas hal itu, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bandung telah menciptakan sebuah aplikasi yaitu e-Penting (elektronik Pencatatan stunting) yang dalam aplikasi itu memuat soal, SOP data stunting, integrasi data, cleansing data dan verifikasi, transformasi data menjadi digital.

Tak hanya itu, aplikasi e-Penting pun sebagai media publikasi data satu pintu, tools analisis data untuk memudahkan penentuan kebijakan secara efektif dan efisien.

Baca juga:   Prevalensi Stunting di Jabar Turun Signifikan

“Aplikasi ini diharapakan mampu mewujudkan tata kelola data stunting dari mulai perencanaan, pengumpulan data, analisis kebijakan, publikasi dan sosialisasi sampai monitoring dan evaluasi,” beber Ketua TP PKK Kota Bandung, Yunimar Mulyana di Hotel GH Universal, Kamis 20 Oktober 2022.

Ia berharap, aplikasi itu dimanfaatkan sebaik mungkin mulai dari tingkat posyandu oleh para kader hingga tingkat kelurahan, kecamatan dan para pimpinan kepala perangkat daerah.

“Ini sebagai dasar analisis penyusunan rencana pelaksanaan percepatan penurunan stunting,” tutur Yunimar.

Terdapat Selisih yang Besar Dalam Prevelensi Stunting Kota Bandung

Ia menyampaikan, berdasarkan survei status gizi balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021 pravelensi stunting Kota Bandung sebesar 26,4 persen sementara hasil pengukuran balita stunting yang di laporkan melalui aplikasi e-PPBGM sebesar 7,59 persen, sehingga ada selisih yang cukup besar yakni 18,81 persen.

Baca juga:   Bantu Turunkan Angka Stunting yang Masih Tinggi, Unpar Edukasi Bumil dan Busui

“Manajemen data stunting masih menjadi salah satu isu dalam percepatan penurunan stunting di Kota bandung diantaranya, data stunting berdasarkan dari berbagai sumber, baik lintas perangkat daerah maupun sumber lainnya,” kata Yunimar.

Secara Teknis, Kepala Bidang Persandian dan Aplikasi pada Diskominfo Kota Bandung, Ayi Mamat Rochmat, menerangkan, banyak manfaat dalam mengakses aplikasi tersebut diantaranya data lebih akurat, mampu diintegrasikan dengan aplikasi lainnya.

“Pada aplikasi ini data lebih akurat untuk perencana hingga pelaksaan, jadi akan tepat sasaran. Sudah kembangkan. Kami terus kembangkan aplikasi ini, agar terintegrasinya ke aplikasi yang tersebar di OPD, seperti pada Dinas Kesehatan, DPPKB (Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) hingga Dinas Sosial,” katanya.

Baca juga:   Hindari Stunting, Ibu Hamil dan Anak-anak Bisa Konsumsi Telur Alfalfa

Tak hanya itu, aplikasi ini pun mampu mentracking kepesertaan pada JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

“Data balita masuk kepesertaan JKN atau tidak. Nanti diintegrasikan, sehingga masuk BPJS atau tidak,” katanya.

Sedangkan bagi tim ahli atau tim pakar, sangat berpengaruh untuk memberikan rekomendasi ketika sudah melakukan pendampingan atau sebagainya.

“Manfaat tim pakar ketika audit stunting. Nanti ditim pakar itu teknisnya bisa langsung dilihat aplikasi ini mana indikasi stunting. Hingga pendampingan keluarga bisa langsung didampingi. Tim pakar juga bisa memasukan input masalahnya apa, rekomendasinya bagaimana,” bebernya. (*/Nis)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nissa Ratna
Tags: Stunting


Related Posts

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung
HEADLINE

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

5 Mei 2026
Pencegahan Stunting
HEADLINE

REHAT: Menguatkan Keluarga, Cegah Stunting untuk Generasi Emas 2045

4 Maret 2026
Pastikan MBG Tepat Sasaran, Lanud Husein Sastranegara Dukung Penuh Pemenuhan Gizi Nasional. (Ist)
HEADLINE

Pastikan MBG Tepat Sasaran, Lanud Husein Sastranegara Dukung Penuh Pemenuhan Gizi Nasional

14 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.