CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Pemkot Bandung Masih Menanti Pendistribusian Obat Gagal Ginjal Akut

Budi Arif
1 November 2022
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna. (Foto: rif/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih menanti pendistribusian obat gagal ginjal akut dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), pihaknya telah menyampaikan surat permohonan agar obat yang merupakan donasi dari Jepang tersebut segera terdistribusikan di Kota Bandung.

“Pemerintah Kota melalui Dinas Kesehatan telah mengajukan permohonan kepada Kemenkes agar memprioritaskan pendistribusian, menyusul adanya temuan kasus di Kota Bandung,” kata Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna, Senin (31/10/2022).

Baca juga:   8 Mahasiswa Unpas Lolos Match Up PMMB FHCI BUMN Batch II 2022

Diketahui, sebanyak 200 vial obat gangguan ginjal akut yang dikirim dari Jepang telah tiba di Indonesia pada Minggu (30/10/2022). Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memastikan obat yang merupakan donasi dari PT Takeda indonesia itu akan didistribusikan sesuai dengan kebutuhan rumah sakit di setiap daerah dan diberikan secara gratis bagi pasien.

Baca juga:   Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Angkot dan Truk di Rajamandala

Ema mengatakan bahwa hingga kini Pemkot masih menanti pendistribusian obat tersebut.

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung sebelumnya menyatakan telah menangani 12 anak pasien pengidap gagal ginjal akut sejak agustus 2022. Dari jumlah tersebut, 8 pasien di antaranya meninggal duni, 3 orang sembuh dan 1 pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif. (rif)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: ema sumarnaobat gagal ginjal akutPemkobat Bandung


Related Posts

Ema Sumarna: Puskesmas hingga Damkar Buka 24 Jam Saat Malam Tahun Baru 2024
PASBANDUNG

Proses Pengunduran Diri Ema Sumarna Menunggu Pertimbangan BKN

15 Maret 2024
Ema Sumarna Masih Kaji Soal Kebijakan Kenaikan Pajak Hiburan
HEADLINE

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna Mundur dari Jabatannya

15 Maret 2024
Tok, Ada 1508 Tak Boleh Nambah PKL Di Monju
PASBANDUNG

Tok, Ada 1508 Tak Boleh Nambah PKL Di Monju

23 Januari 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.