CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Duta Besar Belanda Ingin Gali Potensi Wisata Sejarah di Depok

Nurrani Rusmana
28 November 2022
Duta Besar Belanda Ingin Gali Potensi Wisata Sejarah di Depok.

(Dari kiri ke kanan) Ketua DPRD Depok TM Yusufsyah Putra, Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono, Duta Besar Belanda Lambert Grijns, peneliti UI Prof Kemas Ridwan, Prof Hery Fuad, dan Masyuri Kurniawan berfoto bersama. (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter

DEPOK, WWW.PASJABAR.COM — Duta Besar Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns ingin menggali potensi wisata sejarah di kawasan Depok Lama. Pihaknya akan berkolaborasi Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat.

“Saya sudah dua kali mengunjungi Kota Depok. Suatu kehormatan yang besar karena Belanda dan Depok ada hubungan yang kuat terhadap peninggalan sejarah,” kata Grijns dalam keterangannya yang dikutip Senin (28/11/2022).

Dilansir dari ANTARA, Duta Besar Belanda itu ingin memperbaiki hubungan dengan Pemkot Depok untuk menggali potensi wisata sejarah.

Grijns juga mengajak sektor wisata, akademisi, dan masyarakat untuk bersinergi bersama dalam mengembangkan potensi wisata sejarah di Depok.

“Kami ingin semuanya punya peran agar peninggalan sejarah bisa lebih menarik,” ujar Dubes yang lahir di Kota Bogor, Jawa Barat, pada 1962, dan fasih berbahasa Indonesia tersebut.

Baca juga:   PT KAI Daop 2 Cek Jalur Perlintasan dan Uji Kelaikan Lokomotif untuk Angkutan Jelang Nataru 2024

Dia berharap rencana ini dapat terealisasi. Sehingga masyarakat di Kota Depok dapat bangga karena memiliki tempat khusus yang dapat dimanfaatkan untuk wisata sejarah Belanda.

Duta Besar Belanda dan Wakil Wali Kota Depok Kunjungi Rumah Cimanggis

Duta Besar Grijns yang didampingi Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengunjungi Rumah Cimanggis. Rumah tersebut merupakan rumah asli peninggalan Belanda.

Imam Budi mengatakan pengembangan kawasan Depok Lama akan dilakukan melalui kolaborasi, revitalisasi, elaborasi sister city antara Kota Depok dan kota di Belanda, hingga penyelenggaraan Festival Budaya Belanda di Depok, yang mengadopsi kegiatan Festival Drama Depokkers (A Colonial Tale Unravels) di Belanda.

Baca juga:   Prof Didi Turmudzi Tegaskan Paguyuban Pasundan Organisasi Heterogen ke Cagub PKS

Menurut dia, dalam merealisasikan peningkatan peninggalan sejarah Belanda, perlu mendapat dukungan dari semua pihak, baik komunitas, akademisi, unsur masyarakat serta media massa.

“Untuk peningkatan potensi sejarah Belanda ini, tentunya butuh bantuan semua pihak agar keberadaannya dapat terus dikenal dan terjaga,” katanya.

Imam Budi menambahkan sejumlah peninggalan sejarah Belanda di Kota Depok dan menjadi peradaban di antaranya Stasiun Depok Lama, bangunan di sekitar Jalan Pemuda, serta Rumah Cimanggis. Selain itu, juga ada beberapa heritage lainnya berupa hutan raya, 23 situ, dan tiga sungai besar.

Sementara itu, ahli sejarah Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) Boy Loen menyatakan optimistis atas inisiatif Pemerintah Kota dan DPRD Depok untuk berkolaborasi bersama kalangan kampus dari UI, UIII, IPB, Trisakti, hingga alumni Rotterdam Belanda. Hal itu untuk ambil bagian dalam penelitian dan pengembangan potensi heritage di kawasan Depok Lama.

Baca juga:   Presiden: Pengkritik Sri Mulyani Tidak Ngerti Ekonomi

Sebagai generasi ke-8 Kaoem Depok atau yang familiar dipanggil “Belanda Depok” dari marga Loen, Boy Loen (72) mengatakan Belanda Depok dalam sejarahnya memiliki tanah luas dan menjadi orang yang berada. Karena mewarisi berbagai aset Cornelis Chastelein yang di abad ke-17 merupakan tuan tanah kaya raya dan baik di zamannya.

Namun seiring berjalannya waktu, ada kondisi-kondisi yang menyebabkan beberapa aset sejarah tersebut punah atau beralih kepemilikan karena dijual pemilik aslinya. Hal ini berpotensi hilangnya nilai-nilai atau aset sejarah yang jadi bagian dari salah satu identitas kawasan. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Duta Besar Belandakawasan Depok LamaPemkot Depok


Related Posts

Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha di Hotel Bumi Wiyata, Kecamatan Beji, Kota Depok, Senin (15/8/2022).
PASJABAR

Program Wirausaha dan Perempuan Pengusaha Pemkot Depok jadi Upaya Pemerataan Ekonomi

17 Agustus 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.