CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home CAHAYA PASUNDAN

Definisi Ibadah Menurut Ulama Fiqih

Nissa Ratna
7 Juli 2023
Biaya Ibadah Haji Diusulkan Naik jadi Rp69 Juta, Ini Alasannya

Ilustrasi pelaksanaan ibadah haji. (Foto: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

*)CAHAYA PASUNDAN

Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si (Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan)

Oleh: Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si (Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan)

Kata ‘ibâdah (ibadah) adalah bahasa Arab yang berarti pengabdian, penyembahan, ketaatan, merendahkan diri, atau doa.

Secara istilah, ‘ibâdah berarti perbuatan yang dilakukan oleh seseorang sebagai usaha untuk menghubungkan dan mendekatkan dirinya kepada Allah sebagai Tuhan yang disembah.

Orang yang melakukan ibadah disebut ‘âbid (subyek) dan yang disembah disebut ma’bûd (obyek).

Semua orang di hadapan Allah adalah ‘âbid, karena ia harus mengabdikan diri kepada-Nya. Allah Swt berfirman:

Baca juga:   Menanti Selebrasi Ciro Alves di Laga Barito Putera Vs Persib

“Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku.” (Qs adz-Dzâriyât [51]: 56)

Ulama fikih mendefinisikan ibadah sebagai ketaatan yang disertai dengan ketundukan dan kerendahan diri kepada Allah.

Redaksi lain menyebutkan bahwa ibadah adalah semua yang dilakukan atau dipersembahkan untuk mencapai keridhaan Allah Swt.

Ibn Taimiyah dan Yusuf Qardhawi mendefinisikan ibadah sebagai ketaatan dan ketundukan yang sempurna dengan rasa cinta terhadap yang disembah.

Baca juga:   Prinsip Dasar Konsumsi Agar Terhindar dari Penyelewengan

Kemudian, Ibn Taimiyah menjelaskan bahwa ibadah berawal dari suatu hubungan yang erat antara hati

‘abid dengan Yang Disembah (ma’bud), lalu hubungan tersebut meningkat menjadi kerinduan karena tercurahnya perasaan hati kepada-Nya.

Kerinduan itu terus meningkat menjadi cinta yang terus meningkat lagi menjadi keasyikan, yang akhirnya menjadi cinta mendalam sehingga si pencinta ini bersedia melakukan apa pun demi Yang Dicintainya.

Baca juga:   Hikmah Ibadah

Lebih lanjut, Ibn Taimiyah mengatakan bahwa ibadah mencakup semua aktivitas yang dilakukan manusia yang disenangi dan diridhai Allah, baik berupa perkataan maupun perbuatan, baik yang lahiriah maupun batiniah.

Oleh karena itu, di samping shalat, puasa, zakat dan haji, berbakti kepada kedua orangtua, berkata baik dan jujur, menjalin silaturahim, berbuat baik kepada tetangga, bahkan berbuat baik kepada binatang juga merupakan bagian dari ibadah. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nissa Ratna
Tags: Cahaya PasundanIbadah


Related Posts

Pesan Moral dan Sosial Ibadah Puasa
HEADLINE

Pesan Moral dan Sosial Ibadah Puasa

23 Februari 2026
hukum mengirim stiker doa
HEADLINE

Hukum Mengirim Stiker Doa: Ibadah atau Sekadar Pesan?

22 Februari 2026
akhlak kepada Allah
CAHAYA PASUNDAN

Akhlak dan Kehidupan: Akhlak kepada Allah (Khaliq)

6 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.