CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Bumi Ageung Cikidang Ungkap Asal Usul Nama “Cianjur” yang Sebenarnya

Tiwi Kasavela
27 Juli 2023
Bumi Ageung Cikidang Ungkap Asal Usul Nama “Cianjur” yang Sebenarnya

Ahli waris Bumi Ageung Cikidang, Raden Pepet Djohar (memakai iket kepala batik) dalam sebuah kegiatan. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR, WWW.PASJABAR.COM– Asal usul nama Kabupaten Cianjur yang terletak di Provinsi Jawa Barat memiliki beragam versi.

Ahli waris Bumi Ageung Cikidang generasi ke-5, Rachmat Fajar mengungkapkan bahwa asal usul nama Cianjur yang berasal dari cerita rakyat zaman dulu tentang tuan tanah yang kaya raya namun amat kikir adalah keliru.

“Asal-usul nama Cianjur berasal dari “kakek yang kikir” adalah keliru besar, kami tahu bahwa informasi ini telah berseliweran di dunia maya,” tuturnya kepada PASJABAR, kamis (27/7/2023)

Baca juga:   Sejumlah 10 Korban Gempa Cianjur Masih Menjalani Perawatan di RSUD Cibabat Cimahi

Rachmat mengungkapkan bahwa Bumi Ageung Cikidang menyimpan informasi asal usul Cianjur yang sebenarnya, di mana nama Cianjur lahir saat Raden Wiramanggala menjabat sebagai bupati Cianjur ke 2.

“Ketika bupati Cianjur ke-2 menjabat, letak pendopo pemerintahan hingga hari ini letaknya berdampingan dengan sungai besar yang membelah kota yang tentunya dimasa lalu arusnya sangat deras,” tuturnya.

“Anjur” sambung Rachmat adalah bahasa sunda yang berarti tarik atau deras. Ini adalah teori toponomi yang paling mendekati.

Baca juga:   Pemprov Jabar Minta Pengusaha Percepat Pembayaran THR, Ini Alasannya

Hal tersebut dipaparkan lebih lengkap oleh Ahli waris Bumi Ageung Cikidang, Raden Pepet Djohar.

“Bupati Cianjur kedua bernama Raden Wiramanggala kala itu mencari tempat baru untuk pusat pemerintahannya yang diwariskan oleh Ayahnya Raden Jayasasana ( Wiratanudatar I )” ungkapnya.

Disertai adik adik juga cacahnya, terang Raden Pepet, mereka “Ngaleut ngabandaleut” mipir gawir, mapay laratan berjalan kearah petunjuk wangsit “ngulon bahe ngetan” dan akhirnya ngababad alas, membuka semak belukar ditepi sebuah sungai yang dikemudian hari sungai deras tersebut oleh masyarakat dikenal sebagai sungai Cianjur di daerah yang bernama Pamoyanan.

Baca juga:   Citarum Harum Kini Pake Jurus Pentahelix

“Pamoyanan tersebut daerah yang hari ini sangat dekat dengan pendopo Kabupaten Cianjur. Wiramanggala kemudian menjadi Bupati Cianjur dengan gelar Raden Adipati Wiratanu II (1691-1702),” jelasnya.

“Dengan demikian asal-usul nama Cianjur sangat lekat dengan sebuah sungai besar yang deras yang membelah kota Cianjur menjadi dua bagian antara Utara dan Selatan,” pungkasnya. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: Bumi Ageung Cikidang


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.