CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Sekda : Earth Hour Jangan Sekedar Seremonial

admin
1 April 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, PASJABAR.COM — Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung Ema Sumarna menegaskan jika Earth Hour ini tidak sekedar seremonial, melainkan harus berdampak jangka panjang dan diimplementasikan lebih lanjut.

Hal tersebut diungkapkan Ema usai menghadiri kegiatan Earth Hour tingkat Provinsi Jawa Barat di Trans Studio Mall, Sabtu (30/3/2019), lalu.

Ema juga menyebutkan Pemkot Bandung menjadi lebih memusatkan perhatian pada sektor lingkungan, pasalnya Kota Bandung sebagai kota metropolitan harus mengambil peran dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung perlu mengantisipasi meningkatnya populasi yang berdampak besar pada lingkungan.

“Bumi ini sudah cukup berat apabila manusia sebagai penghuninya tidak melakukan keseimbangan terhadap situasi dan kondisi. Terutama yang berkenaan dengan masalah energi, masalah polusi, dengan masalah lingkungan. Kita harus menjaga perilaku yang bisa membuat bumi ini lebih baik,” katanya.

Baca juga:   Sekda : Tak Ada Pengajuan PLT Karena Walkot Bandung Sakit Keras

Oleh karena itu, ia ingin agar gerakan Earth Hour ini tidak sekedar seremonial, melainkan harus berdampak jangka panjang dan diimplementasikan lebih lanjut. Pemkot sebagai pemangku kebijakan memiliki peran strategis dalam menindaklanjuti gagasan penyelamatan lingkungan melalui Earth Hour ini.

Earth Hour merupakan gerakan mematikan lampu yang tidak dipakai selama 60 menit sebagai bentuk simbolis untuk mengurangi penggunaan energi yang berlebihan. Earth Hour mengajak warga dunia untuk mengingat kembali pengaruh manusia terhadap planet bumi yang ditinggalinya.

Gerakan global ini telah dilaksanakan di 30 kota dan melibatkan 3000 relawan aktif serta meraih dukungan dari 2 juta simpatisan secara daring.

“Gerakan hemat energi ini walaupun cuma satu jam saya pikir ini manfaatnya akan sangat besar. Di Kota Bandung relawannya sudah sangat luar biasa. Tinggal bagaimana kita dalam posisi pemerintah ini memaksimalkan fungsi fasilitasi,” ucapnya.

Baca juga:   Pasar Baru Belum Siap, King Shooping Center Sudah Ok

Ema lantas menggagas sebuah gerakan masif untuk tidak hanya mengurangi penggunaan energi listrik. Lebih jauh, ia ingin ada pula gerakan untuk menekan penggunaan energi bahan bakar minyak serta mengurangi polusi akibat kendaraan bermotor.

Gagasannya adalah dalam satu bulan, ada satu hari warga diimbau untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor. Ia berharap momentum tersebut bisa dilaksanakan, misalnya, pada Hari Nyepi. Selain turut menghormati ibadah umat Hindu, warga kota juga bisa sekaligus menurunkan emisi dari penggunaan energi.

Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung untuk mengkajinya. Ema berharap masyarakat bisa merespon positif ide tersebut.

Baca juga:   Stok Vaksin Booster Kedua di Bandung Tak Terlalu Banyak Namun Sesuai Kebutuhan

“Untuk sebuah ide dan mimpi kan kenapa tidak. Ini mudah-mudahan gagasan ini bisa diimplementasikan sehingga nanti pola hemat energi itu bisa dikombinasikan bukan hanya identik dengan pemadaman lampu,” ujarnya.

Apalagi, komitmen Pemkot Bandung dalam memperhatikan isu-isu lingkungan ini sudah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung. Dengan begitu, gagasan itu telah memiliki payung hukum yang jelas.

“Kepentingan (gerakan ini) tidak hanya energi listrik tetapi secara global kepentingannya lingkungan yang lebih luas. Kalau ini digagas di Bandung, karena komunitasnya banyak, relawannya banyak, saya pikir bukan sesuatu yang tidak mungkin,” jelasnya. (put)‎

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Earth Hourema sumarnaSekda Kota Bandung


Related Posts

siaga banjir bandung
HEADLINE

Kesiapsiagaan Banjir: Sekda Bandung Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan

30 November 2024
Ema Sumarna: Puskesmas hingga Damkar Buka 24 Jam Saat Malam Tahun Baru 2024
PASBANDUNG

Proses Pengunduran Diri Ema Sumarna Menunggu Pertimbangan BKN

15 Maret 2024
Ema Sumarna Masih Kaji Soal Kebijakan Kenaikan Pajak Hiburan
HEADLINE

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna Mundur dari Jabatannya

15 Maret 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.