CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Program Sinergitas Pembangunan Kelurahan Bedas Ciptakan Kesetaraan

Fal Ulul Ilmi
25 Oktober 2023
Program Sinergitas Pembangunan Kelurahan Bedas Ciptakan Kesetaraan

Program Sinergitas Pembangunan Kelurahan Bedas (PSPKB) yang sebelumnya (23/10/2024) telah resmi diluncurkan. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Program Sinergitas Pembangunan Kelurahan Bedas (PSPKB) yang sebelumnya (23/10/2024) telah resmi diluncurkan untuk menciptakan kesetaraan dalam pembangunan antara desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung.

Program Sinergitas Pembangunan Kelurahan Bedas merupakan sebuah upaya yang mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan kelurahan. Setiap kelurahan akan mendapatkan alokasi anggaran pembabgunan untuk setiap RW sebesar 100 juta rupiah yang bisa digunakan untuk meningkatkan pembangunan di RW tersebut.

“Tapi pengelolaan anggaran ini tetap dipegang oleh kelurahan yang kemudian melakukan alokasi dan pelaksanaan anggaran di setiap RW berdasarkan musyawarah kelurahan,” jelas Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Bandung, Supardian.

Baca juga:   Jelang Lebaran Harga Kebutuhan Pokok Meroket di Pasar Soreang

Ia menjelaskan tujuan dari PSPKB adalah mewujudkan sinergitas kinerja kelurahan dengan lembaga kemasyarakatan kelurahan dalam pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini, lanjutnya akan bisa dicapai melalui pelaksanaan musyawarah pembangunan kelurahan atau yang sering disebut sebagai “Rembug Kelurahan”.

Tujuan Utama Program PSPKB

  1. Percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat kelurahan. Program ini akan memungkinkan kelurahan untuk lebih cepat dan efisien dalam memenuhi kebutuhan masyarakat;
  2. Peningkatan kinerja dan penguatan kapasitas kelurahan dan lembaga kemasyarakatan kelurahan karena akan membuat kemampuan kelurahan dalam mengelola pembangunan meningkat;
  3. Meningkatkan partisipasi masyarakat;
  4. Mendorong inovasi di kelurahan;
  5. Membuat pembangunan antara desa dan kelurahan menjadi seimbang.
Baca juga:   Baramuda Indonesia dan BEM FISIP Unpas Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Neglawangi

Ruang lingkup kegiatan PSPKB sangat beragam, mencakup penguatan kelembagaan, infrastruktur, sosial kemasyarakatan, dan ekonomi.

“Program ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan pelatihan dan peningkatan kapasitas Linmas, PKK, Karang Taruna, Kader Posyandu, perbaikan jalan lingkungan, sanitasi, penyediaan air bersih, pemberian insentif untuk RT/RW dan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi lainnya,” jelas Supardian.

Baca juga:   Sebanyak 1000 Pasangan Di Kabupaten Bandung Akan Difasilitasi Itsbat Nikah

PSPKB akan dianggap berhasil jika masyarakat merasakan manfaat nyata dari program ini, sebab PSPKB wajib memenuhi prinsip partisipasi masyarakat, demokrasi, transparansi, akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan sesuai dengan amanah Perbup 249/2023 tentang Pelaksanaan PSPKB. Dengan adanya program ini, kelurahan di Kabupaten Bandung dapat mencapai kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik. (fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: kabupaten bandungkelurahanPembangunanPSPKB


Related Posts

Menjaga Nafas Desa: Menimbang Ulang Model Pembangunan yang Lebih Partisipatif
PASNUSANTARA

Menjaga Nafas Desa: Menimbang Ulang Model Pembangunan yang Lebih Partisipatif

25 April 2026
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono meresmikan rumah layak huni (Rutilahu) milik Siti Aisah di Pameungpeuk sebagai wujud kepedulian sosial Polri. (fal/pasjabar)
HEADLINE

Hadirkan Senyum Warga, Kapolresta Bandung Resmikan Rumah Layak Huni di Pameungpeuk

17 Maret 2026
Bangunan Pasar Soreang Kabupaten Bandung ambruk pada Senin (16/3/2026) dan memakan satu korban jiwa. Di tengah duka, pengelola justru menaikkan tarif parkir. (Fal/pasjabar)
HEADLINE

Pasar Soreang Ambruk: Satu Orang Tewas Tertimpa Bangunan, Tarif Parkir Justru Naik

16 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.