CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Guna Optimalkan Ketangguhan Masyarakat Hadapi Bencana, Pemerintah Usulkan Perpanjang IDRIP

Nurrani Rusmana
29 November 2023
Guna Optimalkan Ketangguhan Masyarakat Hadapi Bencana, Pemerintah Usulkan Perpanjang IDRIP

Pertemuan Steering Committee (SC) IDRIP di Jakarta, pada Selasa (28/11/2023). (Foto: BNPB)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengusulkan perpanjangan waktu pelaksanaan Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP) yang sebelumnya akan berakhir pada bulan Desember 2024 menjadi bulan Oktober 2025.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan adanya penambahan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan ini diharapkan dapat menuntaskan pekerjaan yang tertunda akibat beberapa kendala di lapangan.

“Kami mengusulkan perpanjangan program IDRIP sampai Oktober 2025. Jika tidak diperpanjang kemungkinan ada sejumlah pekerjaan yang belum tercapai,” ucap Suharyanto saat memimpin pertemuan Steering Committee (SC) IDRIP di Jakarta, pada Selasa (28/11/2023).

Suharyanto yang juga menjabat sebagai Ketua SC IDRIP mengungkapkan, kendala dalam pelaksanaan IDRIP antara lain dengan adanya pandemi Covid-19 dan bencana-bencana besar yang sempat melanda Indonesia selama beberapa tahun terakhir.

“Capaian ini kurang maksimal. Saat itu baik BNPB maupun BMKG fokus terkait penanganan pandemi Covid-19. Alhamdulillah Indonesia menjadi salah satu negara yang dipandang berhasil menangani Covid-19. Selain itu ada Penyakit Mulut dan Kuku, juga bencana-bencana lain. Mungkin masih ingat bencana gempa Cianjur. Sampai sekarang masih berlangsung tahap rehabilitasi dan rekonstruksinya, secara umum 70 sampai 80 persen bisa ditangani maksimal,” ungkapnya.

Baca juga:   BMKG Prediksi Hingga Pekan Depan Masih Potensi Cuaca Esktrem

“Itu lah yang menyebabkan pelaksanaan IDRIP terkesan kurang maksimal. Namun di tahun 2023 ini capaiannya cukup baik,” lanjut Suharyanto.

Dampak Program IDRIP

Program IDRIP memiliki dampak langsung pada masyarakat dan pemerintah dalam mempersiapkan diri menghadapi bencana.

“Program IDRIP bertujuan meningkatkan peringatan dini, kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh masyarakat Indonesia khususnya menghadapi bencana tsunami,” tutup Suharyanto.

IDRIP telah dipersiapkan sejak 2019 untuk meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terhadap bencana. Tujuan IDRIP adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan sistem manajemen risiko dan tanggap darurat bencana, termasuk investasi pada sistem peringatan dini multi-ancaman bahaya geofisika dan upaya peningkatan kapasitas institusi.

IDRIP diimplementasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai Executing sekaligus Implementing Agency. Adapun ruang lingkup yang dilaksanakan oleh BNPB antara lain Komponen 1 Peningkatan tata kelola risiko bencana dan kesiapsiagaan terhadap bencana dengan rincian memperkuat kapasitas Pemerintah Indonesia di tingkat nasional dan daerah. Serta masyarakat untuk lebih siap dalam menghadapi dan menanggapi ancaman bencana alam di masa depan. Selanjutnya melalui pemetaan dan modelling risiko bencana, kajian teknis dan piloting studi, sistem manajemen informasi yang terintegrasi, sistem design untuk platform MHEWS, data centre dan jaringan komunikasi, renovasi dan pengadaan peralatan untuk pusat operasi tanggap darurat, peningkatan kapasitas dan pelatihan, serta program kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat.

Baca juga:   OJK Tutup 10.890 Pinjol Ilegal, Kerugian Masyarakat Capai Rp139 Triliun

Kemudian Komponen 3 Dukungan Pelaksanaan Proyek dengan rincian untuk memperkuat kapasitas lembaga pelaksana. Terutama BNPB sebagai badan pelaksana, untuk manajemen pengelolaan proyek. Termasuk monitoring dan evaluasi. Serta mendokumentasikan program dalam bentuk knowledge management sebagai bahan pembelajaran yang akan datang.

Sementara itu BMKG menjadi Project Management Unit (PMU) dengan tugas Komponen 2 Layanan peringatan dini geofisika dengan fokus pada penguatan kapasitas pemantauan untuk ancaman bahaya geofisika, pengembangan prakiraan berbasis dampak dan produk-produk peringatan. Serta penguatan kelembagaan dan pengembangan kapasitas

Baca juga:   Gempa 7,4 Guncang Beberapa Wilayah Jawa dan Sumatera, Berpotensi Tsunami

Tujuan Perpanjangan Waktu

Adapun tujuan dari usulan perpanjangan waktu pelaksanaan untuk mengoptimalisasi akumulasi sisa pinjaman IDRIP dan potensi anggaran, melakukan realokasi anggaran kegiatan IDRIP dengan fokus membiayai kegiatan utama yang berdampak pada pencapaian indikator, melakukan Re-Focusing anggaran kegiatan komponen 1 untuk mendukung kegiatan pembangunan Platform MHEWS dan Mobile Apps.

Selanjutnya melakukan penyelesaian kegiatan komponen 2 untuk mendukung sistem peringatan dini gempa bumi dan tsunami, High Performance Computing (HPC) dan pembangunan Command Center di Jakarta dan Bali agar tercipta sistem peringatan dini yang cepat dan tepat, melakukan integrasi sistem dan kegiatan IDRIP. Komponen 1 dan Komponen 2 untuk meningkatkan dampak keberhasilan dan keberlanjutan Program IDRIP.

Hadir dalam rapat ini, Kepala BMKG, Perwakilan pejabat tinggi di lingkungan BNPB, Perwakilan Kementerian dan Lembaga yang terlibat dalam Steering Committee IDRIP, dan Perwakilan Tim World Bank. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: BencanaBMKGBNPBIDRIP


Related Posts

hujan ringan bmkg
HEADLINE

BMKG Sebut Mayoritas Kota Besar Indonesia Berpotensi Hujan Ringan

6 Mei 2026
BMKG hujan lebat
HEADLINE

BMKG Prakirakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Landa Indonesia

5 Mei 2026
hujan lebat bmkg
HEADLINE

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Kota Besar

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.