CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

PVMBG Sebut Gunung Api Aktif di Jawa Barat Berstatus Normal

Uby
9 Desember 2023
PVMBG Sebut Gunung Api Aktif di Jawa Barat Berstatus Normal

Gunung Api di Jawa Barat. (Foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sejumlah gunung api di Indonesia menunjukkan aktivitasnya di penghujung tahun 2023. Diawali dari erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat pada 3 Desember 2023 lalu. Erupsi Gunung Marap ditandai dengan muntahan material vulkanik hingga 3.000 meter dari puncak.

Sebelumnya Gunung Semeru di Jawa Timur juga mengalami erupsi pada 18 November 2023. Gunung tertinggi di pulau Jawa ini menyemburkan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas puncak. Kemudian pada 24 Novermber, Gunung Ibu di Pulau Halmahera juga mengalami erupsi.

Baca juga:   Begini Cara Salat Idulfitri di Tengah Pandemi COVID-19

Diketahui, di Jawa Barat juga terdapat gunung api yang berstatus masih aktif dan bisa erupsi kapan saja. Dari data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), ada tujuh gunung api aktif yang berdiri kokoh di Tanah Pasundan.

Tujuh gunung api tersebut diantaranya Gunung Tangkuban Parahu di Bandung Barat-Subang, Gunung Guntur di Garut, Gunung Papandayan di Garut, Gunung Galunggung di Tasikmalaya-Garut, Gunung Gede di Bogor-Cianjur-Sukabumi, Gunung Salak di Sukabumi-Bogor dan Gunung Ciremai di Kuningan-Cirebon-Majalengka.

Baca juga:   Penyebab Gunung Api Alami Aktivitas Vulkanik Belakangan Ini

Ke tujuh gunung tersebut masuk dalam tipe A atau gunung api yang pernah mengalami erupsi magmatik sekurang-kurangnya satu kali sesudah 1600 Masehi. Tujuh gunung tipe A di Jabar saat ini berstatus normal atau ada di tingkat aktivitas level 1.

PVMBG akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar dapat menghindari korban jiwa jika terjadi erupsi gunung berapi.

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin berharap pertemuan dengan Badan Geologi pada Jumat (8/12/2023) dapat memperkuat strategi dalam menyebarkan informasi yang tepat sasaran kepada masyarakat seputar mitigasi bencana.

Baca juga:   PVMBG Bongkar Penyebab Longsor Maut Cisarua, Bukan Hanya Hujan Deras

“Dengan koordinasi lebih baik lagi, kami akan bekerja lebih keras untuk memitigasi bencana di Jabar. Kami juga sampaikan kalau ada berita hoaks, tolong disampaikan ada call centre 136. Masyarakat kalau ingin tahu berita letupan gunung berapi atau pergerakan tanah (bisa konfirmasi call centre),” pungkas Bey. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Gunung apigunung api di jabarPVMBG


Related Posts

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
HEADLINE

PVMBG Bongkar Penyebab Longsor Maut Cisarua, Bukan Hanya Hujan Deras

31 Januari 2026
Ahli ITB
HEADLINE

Ahli ITB Ungkap Ancaman Gunung Tertidur di Indonesia

7 Desember 2025
Sesar Baribis
HEADLINE

PVMBG: Gempa Bekasi Magnitudo 4,7 Akibat Aktivitas Sesar Baribis

21 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.