CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

SDN Putraco 206 Kota Bandung Terancam Ditutup

Putri
5 Mei 2024
SDN Putraco 206 Kota Bandung Terancam Ditutup

Situasi pengajaran di SDN Putraco 206. (Foto: put/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — SDN Putraco 206 Kota Bandung terancam ditutup karena kekurangan peserta didik. Hal ini membuat resah orang tua peserta didik dan staf pengajar. Telebih ini adalah satu-satunya SDN di Kota Bandung yang menerima siswa inklusi.

“Kami mendengar kabar bahwa gedung sekolah ini, akan digantikan oleh SMP,” ujar salah seorang orang tua siswa Devitri beberapa waktu lalu.

Devi mengatakan, dirinya sudah menyekolahkan dua orang anaknya di sini. Salah satu diantaranya merupakan siswa inklusi. Sementara anak keduanya murid normal. Menurut Devi, dikenalnya SDN Putraco 206 sebagai sekolah inklusi, karena semua SD Negeri di Bandung merekomendasikan SDN Putraco kepada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus.

Dengan kabar akan gedung SDN Putraco akan digunakan oleh SMP Negeri, tenntu menjadikannya cemas. Terlebih, dikabarkan siswanya akan disebar di sekolah negeri lain.

Baca juga:   PASTV : LIPUTAN KHUSUS Prank Youtubers Berakhir Di Penjara

‘Saya mempercayakan kedua anak saya bersekolah di sini, karena kurikulum yang baik, untuk anak berkebutuhan khusus dan siswa reguler,” terangnya.

Sementara itu, Perwakilan pengajar dari SDN Putraco Riani Ariswati mengatakan beberapa kendala yang dihadapi guru dan staf pengajar, ketika menghadapi siswa reguler dan inklusi secara bersamaan.

“Di kami, kebetulan jumah murid inklusi lebih banyak dibandingkan murid reguler. Dari 98 orang murid di kamu, hampir 60 persen diantaranya adalah murid berkebutuhan khsusus,” tambahnya.

Sayangya, hal ini tidak diimbangi dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Terlebih jumah pengajar yang sangat terbatas dan tidak memiliki guru pendamping.

“Semestinya satu kelas memiliki satu orang guru penamping. Sehingga kami tidak kerepotan,” tuturnya.

Menurut Riani, di SDN Putraco jenis inklusi juga beragam, tidak seperti di SLB yang bisa dipisahkan bergantung kebutuhan siswa. Sehingga penanganannya tidak memadai. Belum lagi jumlah siswa yang sedikit, membuat guru yang tersertifikasi menjadi bingung.

Baca juga:   Arteria Dahlan Harus Tarik Ucapannya

“Menurut aturan, guru yang tersertifikasi, harus mengajar di kelas yang minim jumlah siswanya minimal 20 orang. Namun, di kami kan muridnya sangat sedikit, apalagi tahun ini yang juga pasti akan berkurang. Sehingga, kami jadi bingung, apakah sertifikasi kami akan dibayarkan atau tidak,” paparnya.

Riani mengatakan, ketika pihaknya mengonformasi kabar ini ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, katanya akan dilakukan sosialisasi mengenai hal ini. Kekurangan murid ini menurut Riani lantaran sistem zonasi dan adanya kekhawatiran orang.

Dukung Sekolah Tetap Berdiri

Menanggapi hal ini, anggota DPRD Kota Bandung Rendiana Awangga mengatakan, pihaknya akan membicarakan kabar ini dengan Dinas Pendidikan Kota Bandung. Menurut Awang, awalnya pihak Disdik mengatakan, tidak akan ada penutupan SDN Putraco, namun belakangan pernyataanya, adalah akan meninjau lagi kebijakan ini.

Baca juga:   PASTV : Detik-Detik SALING SERANG MAHASISWA VS POLISI di BANDUNG

“Yang jelas anggota dewan, semua mendukung sekolah ini tetap berdiri,” tegasnya.

Awang menyayangkan jika sekolah ini harus ditutup karena kekurangan siswa. “Seharusnya bukan ditutup, tapi disupport, dibantu promosi dan sosialisasi kepada warga,” terangnya.

Awang mengatakan, jika Pemkot Bandung merasa kekurangan bangunan untuk SMP, semestinya mencari tempat baru, jangan menggunakan bangunan SD yang sudah digunakan. Terlebih SD ini sudah digunakan untuk anak-anak inklusi.

“Apalagi lulusan dari SD ini, bisa menyesuakan diri dan berprestasi di SMP dan SMA jadi sangat sayang,” terangnya.

Untuk itu, sebagai anggota DPRD Kota Bandung Awang beserta anggota DPRD lain akan memperjuangkan nasib SDN Putraco. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: SD di BandungSDN Putraco 206


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.