CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Gelar Syukuran, Puluhan Warga Sukabumi Diduga Keracunan Makanan

Hanna Hanifah
5 Juni 2024
keracunan makanan

Puluhan penduduk Sukabumi diduga mengalami keracunan makanan yang dibagikan salah satu penduduk yang menggelar acara syukuran pada hari Selasa (4/6/2024). (foto: Antara https://jabar.antaranews.com/berita/519384/puluhan-warga-desa-sekarwangi-sukabumi-diduga-keracunan-makanan-usai-acara-syukuran)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Puluhan penduduk Desa Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi hidangan yang dibagikan oleh salah satu penduduk yang menggelar acara syukuran pada hari Selasa (4/6/2024).

“Dari pendataan yang kami lakukan bersama petugas kesehatan dari puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi jumlah warga yang mengalami gejala keracunan untuk sementara ada 68 orang yang berasal dari Kampung Kiwul dan Cimonyet, Kecamatan Cibadak,” kata Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi, Hondo Suwito, dikutip dari Antara News, Rabu (5/6/2024).

Baca juga:   Pertolongan Pertama Atasi Keracunan Makanan Pada Anak

Informasi yang diterima dari relawan PMI dan petugas kesehatan menunjukkan bahwa kejadian luar biasa (KLB) keracunan ini bermula ketika puluhan penduduk menghadiri acara syukuran di Kampung Cikiwul, RW 02, Desa Sekarwangi pada hari Selasa sore dan diberi makanan nasi bungkus oleh penyelenggara.

Namun, menjelang malam sekitar pukul 19:00 WIB, beberapa penduduk yang diduga mengonsumsi hidangan tersebut mulai mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah-muntah, dan diare secara berulang.

Baca juga:   Keracunan Makanan, Ratusan Warga Cimahi Masih Dirawat

Ternyata, gejala serupa juga dialami oleh puluhan penduduk lainnya sehingga totalnya ada sebanyak 68 orang yang diduga mengalami keracunan dan semuanya dirujuk ke RSUD Sekarwangi Cibadak karena kondisi kesehatan mereka semakin memburuk dan lemah.

“Kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah, bahkan warga yang dirujuk ke RSUD Sekarwangi hingga saat ini masih berdatangan. Mereka yang dirujuk karena mengalami dehidrasi dan kondisi tubuhnya lemah sehingga butuh perawatan,” tambahnya.

Baca juga:   Korban Keracunan Massal di Sindangkerta, Padati RSUD Cililin

Hondo menyatakan bahwa pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi serta aparat kepolisian telah menangani penyelidikan untuk mengetahui penyebab keracunan makanan massal ini. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: acara syukurankeracunan makanankeracunan massalpmi sukabumiwarga sukabumi


Related Posts

Keracunan Massal
HEADLINE

Kasus Keracunan Massal Makan Bergizi Gratis Terjadi Lagi di Lembang

30 Oktober 2025
Puluhan Siswa di Bandung Barat Keracunan Massal Usai Makan Gratis
HEADLINE

Puluhan Siswa di Bandung Barat Keracunan Massal Usai Makan Gratis

23 September 2025
keracunan massal
HEADLINE

Siswa SMPN 35 Bandung Keracunan Massal Usai Santap Program MBG

1 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.