CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Dinas Pertanian Sulawesi Tenggara Perkenalkan Makanan Tradisional untuk Dukung Ketahanan Pangan

Fal Ulul Ilmi
29 Juli 2024
makanan sulawesi tenggara

Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara memperkenalkan makanan tradisional berbahan dasar jagung lokal dan umbi-umbian untuk mendukung ketahanan pangan baik di tingkat provinsi maupun nasional. (foto: fal/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara memperkenalkan makanan tradisional berbahan dasar jagung lokal dan umbi-umbian untuk mendukung ketahanan pangan baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Makanan pokok asli daerah tersebut di antaranya ubi-ubian dan olahan jagung lokal.

Berbeda dengan jagung pada umumnya, jagung lokal yang diperkenalkan memiliki biji lebih kecil dan warna yang lebih cerah.

Baca juga:   Dua Libur Long Weekend Menanti di Juni 2025, Cek Tanggal Merah!

Dari jagung ini, berbagai olahan makanan pokok dapat dihasilkan, seperti kambuse, kagili, kambewe, dan lainnya.

Sementara itu, olahan singkong juga dapat menghasilkan berbagai makanan pokok, seperti kasuami, sinole, dan banyak lagi.

Makanan khas daerah ini sebenarnya sudah ada sejak lama dan dikenal sebagai makanan sejak zaman nenek moyang daerah tersebut.

Baca juga:   ITB Anugerahi Doktor Honoris Causa Untuk M. Jusuf Kalla

Kelebihan lainnya, jagung ini dapat disimpan bertahun-tahun dan setiap masyarakat dapat menanamnya di pinggir rumah masing-masing.

Kambuse sendiri merupakan makanan khas daerah Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Cara mengolahnya pun memiliki teknik khusus hingga menjadi kambuse dan kagili.

Jagung direbus dengan campuran kapur khusus, setelah itu kambuse dicuci dan digiling, kemudian disajikan.

Baca juga:   Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Terima Penghargaan Satyalancana Wirakarya

Biasanya, makanan ini disajikan dengan sayuran khas yaitu sayur katembe yang berbahan dasar daun kelor yang dikenal memiliki banyak gizi.

Hal ini disampaikan oleh Pengawas Lapangan Dinas Pertanian Sultra, Iyan, dalam kegiatan Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan oleh Kementerian Pertanian di Soreang, Kabupaten Bandung yang digelar akhir Juli 2024 ini. (fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: makanan asli sulawesi tenggaramakanan sulawesi tenggaramakanan tradisional sulawesi tenggaraSulawesi Tenggara


Related Posts

Minyak Goreng Mahal, Pelajar di Muna Bikin Minyak Goreng untuk Warga
HEADLINE

Minyak Goreng Mahal, Pelajar di Muna Bikin Minyak Goreng untuk Warga

7 April 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.