CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Foto: Coaching Clinic UMKM Jabar 2024

Eci Darma
3 Oktober 2024
Foto: Coaching Clinic UMKM Jabar 2024

PARA pelaku UMKM mengikuti pembukaan program Coaching Clinic UMKM Jabar 2024 di Gedung Labtek XIX SBM ITB, Jln. Ganesha, Kota Bandung, Rabu (2/10/2024). (Eci/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) melalui The Greater Hub kembali menggelar program Coaching Clinic UMKM Jawa Barat (Jabar) di Auditorium Nemangkawi Gedung Labtek XIX SBM ITB Bandung, Rabu (2/10/2024).

Coaching Clinic batch ke-12 ini diselenggarakan bersama Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) serta Akseleraksi.id.

Event ini mengusung “Strategi Inovasi dan Pengembangan Bisnis UMKM Agar Menjadi Skala Dunia”.

Program Coaching Clinic UMKM Jabar 2024 batch ke-12 yang diikuti sebanyak 150 UMKM ini mendapat bimbingan langsung dari 30 coach profesional dari civitas academica SBM ITB dan entrepreneur berpengalaman.

Dalam sambutannya saat pembukaan acara, Dekan SBM ITB Prof. Ignatius Pulung Nurprasetio menyebut, betapa pentingnya UMKM sebagai penopang perekonomian Indonesia.

“SBM ITB berkomitmen membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di Indonesia. Melalui coaching clinic ini, kami ingin mendorong kemajuan UMKM, karena para UMKM ini adalah penyumbang terbesar PDB Indonesia,” sebut Prof. Pulung.

Baca juga:   Timnas Malaysia Tersingkir dari Piala Asia, Kim Pan Gon Banjir Kritik

Hanya 104 UMKM yang Terpilih Mengikuti Coaching Clinic

Sementara itu, Ketua The Greater Hub SBM ITB, Dr. Dina Dellyana mengatakan, dari 726 UMKM yang mendaftar, hanya 104 UMKM yang dipilih untuk mengikuti coaching clinic kali ini.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak UMKM di masa depan,” kata Dr. Dina.

Dekan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) Ignatius Pulung bersama Director The Greater Hub SBM ITB Dina Dellyana.

Menurutnya, program ini merupakan langkah awal bagi UMKM untuk berpartisipasi dalam program-program Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia selanjutnya.

“Para peserta menerima pendampingan dari hampir 30 coach profesional, gabungan dari civitas akademika SBM ITB dan para pengusaha yang berpengalaman,” ucap Dr. Dina.

“Karena memang pendampingan ini bertujuan untuk membantu UMKM dalam meningkatkan kapasitas bisnis mereka,” imbuhnya.

Baca juga:   Sambut Dies Natalis Unpas ke-63, Beragam Pertandingan Olahraga Digelar

Hal senada disampaikan Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Dr. Yulius M.A yang lebih menekankan pada pentingnya inovasi bagi UMKM dalam menghadapi persaingan global.

“Kami berharap Coaching Clinic ini menjadi stimulus bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing, berinovasi, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar dapat menembus pasar internasional,” tuturnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan berdampak bagi perkembangan UMKM di Jawa Barat.

Inovasi Adalah Kunci Keberlanjutan Bisnis UMKM

Saat paparan materi coaching clinic, pemateri dari Innovation Professional & Entrepreneur, TB Ari Wibawa Mukti menjelaskan mengenai strategi inovasi dan pengembangan bisnis UMKM agar menjadi skala dunia.

Dalam paparannya, Ari menegaskan bahwa inovasi adalah kunci keberlanjutan bisnis UMKM.

“Tanpa inovasi, usaha cenderung stagnan dan kalah bersaing,” tegasnya.

Ari juga menyebut mengenai proses inovasi yang mencakup niat inovasi, analisis peluang, dan pengembangan konsep bisnis.

Baca juga:   One Way dan Contraflow Kalikangkung Sampai Cikampek Berlaku Mulai Siang Ini

Selain itu, dipaparkan juga mengenai analisis kompetitif, tren pasar, strategi bisnis komprehensif, serta pemanfaatan teknologi dan transformasi digital.

Dalam coaching clinic batch 12 ini, para peserta diajak memahami berbagai langkah yang akan diambil dalam memperluas pasar UMKM, mulai dari riset pasar, strategi ekspor, hingga pertimbangan hukum dan budaya di pasar global.

Program Coaching Clinic UMKM Jawa Barat sejak awal pelaksanaannya telah menjadi wadah bagi ratusan UMKM untuk mendapatkan pendampingan dan pelatihan langsung dari para ahli.

Coaching Clinic UMKM Jawa Barat 2024 ini diharapkan mampu mendorong UMKM di Indonesia untuk naik kelas, menghadapi tantangan global, dan memperkuat posisinya di pasar internasional.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri


Related Posts

IKA Unpas 2026
HEADLINE

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

10 Mei 2026
Prodi Tutup
HEADLINE

LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman

9 Mei 2026
Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.