CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Foto: Layanan Sidak Panik Sampah Organik

Eci Darma
3 Oktober 2024
Foto: Layanan Sidak Panik Sampah Organik

PETUGAS berjalan menyusuri permukiman padat untuk mengambil sampah organik di Jln. Lio Genteng, Kel. Nyengseret, Kec. Astanaanyar, Kota Bandung, Kamis (3/10/2024). (Eci/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kelurahan Nyengseret, Kota Bandung, Jawa Barat meluncurkan inovasi baru untuk mengatasi permasalahan sampah organik di masyarakat. Inovasi tersebut adalah layanan Simpen, Candak, Jemput Sampah Organik (Sidak Panik) yang artinya Simpan, Ambil, Jemput Sampah Organik.

Sampah organik yang telah dikumpulkan petugas akan diolah menjadi kompos melalui metode penguraian sampah menggunakan maggot atau biasa dikenal dengan metode maggotisasi.

Baca juga:   Institusi Pendidikan Kenegaraan Jadi Klaster Baru di Bandung
Kelurahan Nyengseret Kecamatan Astanaanyar melakukan inovasi layanan Sidak Panik (Simpen, candak, jemput sampah organik).

Petugas Proaktif Mendatangi Rumah Warga

Petugas berkeliling pemukiman untuk mengambil sampah organik dengan sistem inovasi layanan Sidak Panik.

Sidak Panik adalah akronim dari Simpen, candak, jemput sampah organik.

Inovasi ini sudah berjalan di Lio Genteng, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/10/2024).

ini adalah layanan jemput bola sampah organik bagi masyarakat di permukiman padat yang tidak memiliki lahan untuk menyimpan sampah. 

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan di Kelurahan Nyengseret, Fahmi Hafizah Novianti mengatakan inovasi ini merupakan layanan jemput bola sampah organik di permukiman padat sebagai salah satu upaya mengatasi sampah di Kota Bandung, khususnya di Kelurahan Nyengseret.

Baca juga:   Sampai Akhir Tahun, Jumlah Kasus Omicron di Indonesia Capai 136 Orang

“Petugas kami menjemput sampah organik langsung dari rumah warga sehingga memudahkan masyarakat yang tinggal di perkotaan dengan lahan sempit. Kami menggunakan metode magotisasi untuk mengolah sampah organik. Residu dari maggot bisa dijadikan pupuk kompos, dan maggotnya sendiri dijadikan pakan ternak,” ujarnya.

inovasi layanan ini guna mengurangi produksi sampah organik di Kota Bandung.

Selain magotisasi, ia juga menjelaskan bahwa teknik komposter digunakan saat terjadi kelebihan sampah organik.

Baca juga:   Kemendagri Ingatkan 19 Provinsi Segera Lakukan Pelantikan Jabatan Fungsional, Salah Satunya Jabar

Layanan juga sebagai jawaban dari permasalahan yang disampaikan masyarakat, bahwa mereka tidak bisa mengelola sampah secara mandiri karena ketidaktersediaan lahan untuk mengelola sampah.

inovasi layanan Sidak Panik (Simpen, candak, jemput sampah organik)
Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: candakjemput bola sampah organikjemput sampah organikSidak PanikSimpen


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.