CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Melalui Teknologi Katalis, Prof. Dr. Ir. Subagjo, DEA Raih Habibie Prize

Yatti Chahyati
18 November 2021
Habibie-Prize

Prof. Dr. Ir. Subagjo, DEA raih Habibie Prize (foto : itb.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Prof. Dr. Ir. Subagjo, DEA meraih penghargaan Habibie Prize tahun 2021 untuk kategori ilmu rekayasa. Penyerahan penghargaan dilakukan pada Rabu (17/11/2021).

Guru Besar Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB ini, mendapatkan penghargaan tersebut, atas karyanya dalam pengembangan Iptek melalui teknologi katalis.Subagjo merupakan lulusan ITB tahun 1975, dan melanjutkan studi sampai S3 di Universite de Poitier, Prancis tahun 1981. Ia merupakan peneliti di Kelompok Keahlian Teknologi Reaksi Kimia dan Katalis.

Baca juga:   ITB Career Center Kembali Gelar Bursa Kerja Secara Virtual

Dengan teknologi katalis yang dikembangkan hasil kerja sama tim Katalis Merah Putih ITB dengan PT Pertamina, diharapkan dapat mengurangi impor minyak mentah, dan bahan bakar minyak dan menciptakan ketahanan energi.

Selain itu  melalui teknologi katalis ini, Prof. Subagjo membawa Indonesia satu langkah lebih maju dalam bidang teknologi proses. Dengan hadirnya pendirian perusahaan patungan PT Katalis Sinergi Indonesia antara PT Pertamina Lubricants, PT Pupuk Kujang, dan PT Rekacipta Inovasi ITB.

Baca juga:   Ini Rahasia Jabar Masuk Pembina Terbaik Swasti Saba Kabupaten dan Kota Sehat

“Dengan penghargaan Habibie Prize ini saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Pak Habibie, kemudian kepada Yayasan SDM Iptek, dan kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional, tak lupa juga kepada Institut Teknologi Bandung yang mendukung kami,” kata Subagjo dikutip dari laman ITB, Kamis (18/11/2021).

Sejak 2008, Laboratorium Teknik Reaksi Kimia dan Katalis mengembangkan katalis yang mengonversi minyak sawit menjadi bahan bakar diesel. Selain itu, dampak dari katalis hasil pengembangan Subagjo dengan tim, dan mitra industri ini adalah memberikan peluang untuk kesejahteraan petani sawit swadaya Indonesia yang mencapai 37 juta kepala keluarga.

Baca juga:   Drainase Buruk Banjir Sergap Bandung

Sebelumnya, Prof. Subagjo telah menerima penghargaan Adibrata sebagai peneliti inovator pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2018. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: B.J. HabibieGuru BesarHabibie PrizeITBprestasi


Related Posts

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda
HEADLINE

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda

25 April 2026
itb utbk
HEADLINE

Pelaksanaan UTBK 2026 di ITB Hari Pertama Berjalan Lancar

22 April 2026
ITB SSU
HEADLINE

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

20 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.