CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tifatul Sembiring: Peleburan LBM Eijkman ke BRIN Bukti Kurangnya Perhatian Pemerintah kepada Peneliti

Yatni Setianingsih
5 Januari 2022
Tifatul Sembiring: Peleburan LBM Eijkman ke BRIN Bukti Kurangnya Perhatian Pemerintah kepada Peneliti

Anggota Komisi VII DPR RI Tifatul Sembiring (foto : dpr.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Anggota Komisi VII DPR RI Tifatul Sembiring menilai peleburan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuktikan kurangnya perhatian pemerintah terhadap Sumber daya manusia (SDM) riset atau peneliti.

“Pembubaran LBM Eijkman ini sesuatu yang dadakan. Sebenarnya sekarang bukan hanya soal dibubarkan, tapi digabungkan ke BRIN, akan tetapi SDM-nya ini ditelantarkan. Jadi memang perhatian kita ke SDM riset masih sangat kurang. Terkesan kita kurang menghargai SDM (peneliti) sendiri,” ungkap Tifatul seperti dikutip PASJABAR dari laman dpr, Rabu (5/1/2022).

Baca juga:   Soal Makloemat Sunda, Ini Kata TB Hasanuddin

Ia mengatakan, bukan tidak mungkin para peneliti dalam negeri tersebut “diambil” oleh negara lain. Akhirnya, Indonesia hanya menjadi negara pengimpor, karena peneliti-peneliti “dibuang” semua, dan tidak dihargai oleh negara sendiri. Saat ini menurutnya, hal tersebut sudah terjadi.

Di mana diaspora mengaku “terpaksa” bekerja di negara lain karena penghargaan yang diterima dari negara lain lebih besar dibanding negara sendiri.

Baca juga:   TB Hasanuddin Desak Otoritas Singapura Izinkan Pemulangan Buronan Kelas Kakap Adelin Lis

Dalam hal penghasilan misalnya, sambung Tifatul, di negara lain peneliti Indonesia digaji sangat besar. Sebut saja peneliti Indonesia di Singapura. Tidak hanya gaji yang lebih besar dibanding dengan yang mereka terima di Indonesia.

Mereka juga diberikan tiket pesawat gratis pulang pergi setiap akhir bulan untuk bisa kembali ke Indonesia, serta berbagai fasilitas lainnya.

“Saya pernah bicara dengan mendiang Lee Kwan Yew (mantan Perdana Menteri Singapura). Dia sempat katakan, dia sadar bahwa tidak semua orang Singapura itu pintar. Tapi kepintaran itu bisa dia peroleh dari negara lain, terutama negara yang terdekat dari mereka, salah satunya Indonesia. Jadi ini buat kepentingan Singapura,” bebernya.

Baca juga:   Persib Selangkah Lagi Main di AFC Club Competitions 2022

“Buktinya tahun 2005 Singapura pernah menjadi investor terbesar di Indonesia. Coba lihat, negara dengan penduduk 5 juta jiwa, menguasai negara dengan jumlah penduduk 250 juta. Hebat. Jadi ini salah satunya karena faktor expert kita yang kurang kita hargai SDM-nya,” tegasnya. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: anggota DPR RILBM Eijkman


Related Posts

rusdi masse
HEADLINE

Rusdi Masse Resmi Jabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI

4 September 2025
Pengangkatan Dirut Bulog TB Hasanuddin
HEADLINE

TB Hasanuddin: UU Kelembagaan Presiden Sudah Sangat Mendesak

5 Desember 2024
pergantian Letjen Kunto Arief
HEADLINE

Anggota DPR RI TB Hasanuddin Sikapi Joint Statement Kemlu

12 November 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.