CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Industry Hybrid Kunci Suksesnya Produksi Bumbu Masak Instan dari Tim Unpad

Yatni Setianingsih
4 Februari 2022
Industry Hybrid Kunci Suksesnya Produksi Bumbu Masak Instan dari Tim Unpad

Bumbu instan produksi tim Unpad yang menggunakan industri hybrid (foto : https://www.unpad.ac.id/2022/02/konsep-industri-hybrid-percepat-hilirisasi-riset-perguruan-tinggi/)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Dosen Departemen Teknologi Industri Pangan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad Nandi Sukri, M.Si, dan tim Teknologi Pangan mengembangkan riset dasar mengenai bumbu masak instan, lalu berhasil memproduksinya dalam skala cukup besar.

Nandi mengatakaan kunci kesuksesan hilirisasi yang dilakukan Nandi, yaitu pada model “Industri Hybrid”. Model industri hybrid ini dinilai mampu mempercepat hilirisasi riset, khususnya bidang pangan, di tingkat industri.

Strategi tersebut lahir dari pengalaman Nandi yang dihadapkan besarnya tantangan hilirisasi dari riset skala laboratorium. Tantangan yang dihadapi, yaitu bagaimana meningkatkan produksi skala laboratorium menjadi skala industri besar dengan rasa produk yang konsisten.

Baca juga:   Erick Thohir Ungkap Proses Seleksi Pelatih Timnas Indonesia Belum Final

“Riset ekstrak rempah jika diaplikasikan di industri tantangannya lebih besar. Produksi skala laboratorium jika di-scale up lebih pasti ada parameter yang berubah, dan rasanya pun berbeda,” ujar Nandi seperti dikutip PASJABAR dari laman unpad, Jumat (4/2/2022).

Tantangan lainnya adalah belum semua riset mampu menjawab apa yang dibutuhkan pelaku industri. Nandi mengatakan, industri akan mempertimbangkan seberapa besar profit yang diperoleh jika produk riset ini diproduksi dalam skala besar. Hal ini yang acapkali sulit dijawab oleh para peneliti di perguruan tinggi.

Di sisi lain, dengan alat yang dimiliki industri belum tentu mau memproduksi produk hilirisasi dengan skala menenengah. Untuk itu, dibutuhkan jembatan yang dapat mengakomodasi kualitas produksi dari produk riset sebelum siap dilempar ke pasar yang lebih besar.

Baca juga:   SA Unpad Rampungkan Pemilihan Anggota MWA Periode 2025–2030

Lebih lanjut Nandi menjelaskan, industri hybrid dapat membantu hilirisasi riset dasar. Dikatakan hybrid karena pengelola/praktisinya merupakan akademisi atau penelitinya langsung.

“Jadi peneliti bisa sebagai perekayasa produk di level menengah dan juga bisa menjadi pengambil keputusan secara langsung. Jika di industri besar, pengambil keputusan ada pada level direktur,” ujar Nandi.

Pembaca pasar

Singkatnya, pada industri hybrid, peneliti juga berperan sebagai pembaca pasar, menyusun model bisnisnya, hingga melakukan rekayasa produk agar produk bisa konsisten, tidak berubah parameternya, dan kompetitif di pasar.

Baca juga:   Unpad Lakukan Penanaman Pohon di Leuwi Padjadjaran 2, Ini Tujuannya

Nandi mengatakan, jika produksi di skala menengah melalui industri hybrid sudah berjalan baik, dapat dilanjutkan ke skala industri besar. Diharapkan, peningkatan kapasitas di skala besar tidak banyak mengubah parameter riset yang dihasilkan.

“Kalau dari skala lab di-scale up langsung ke industri besar, kadang-kadang kita tidak optimistis dan parameternya banyak berubah,” kata Nandi.

Diharapkan model industri hybrid ini dapat juga diaplikasikan di bidang keilmuan lainnya. Gap besar antara riset laboratorium dan industri diharapkan dapat berkurang.

“Terkadang kita melewatkan tahapan ini,” pungkasnya. (*/ytn)

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: industriunpad


Related Posts

Mahasiswa Tuli Unpad
HEADLINE

Nyaris Menyerah, Mahasiswa Tuli Ini Buktikan Bisa Wisuda dan Jadi Inspirasi di Unpad

6 Mei 2026
Hardiknas 2026
PASPENDIDIKAN

Hardiknas 2026, Mendiktisaintek Tegaskan Kampus Harus Hasilkan Solusi dan Inovasi

4 Mei 2026
MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri
HEADLINE

MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri

26 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.