CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pedagang Keripik Tempe Keluhkan Mahalnya Kedelei dan Minyak Goreng

Yatni Setianingsih
23 Februari 2022
Pedagang Keripik Tempe Keluhkan Mahalnya Kedelei dan Minyak Goreng

Pedagang keripik tempe keluhkan harga kedelai dan minyak goreng (foto : rif/PASJABAR)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Melonjaknya harga kedelai dan minyak goreng tak hanya membuat susah masyarakat, melainkan pedagang oleh-oleh keripik tempe khas Bandung pun turut terkena dampak. Para pedagang keripik tempe terpaksa harus mencari celah agar dapat bertahan di tengah kondisi tersebut.

Langkanya minyak goreng dan tempe, membuat susah para pedagang.  Para pedagang pun khawatir jika terus berlangsung lama dan terancam bangkrut karena tidak bisa produksi.

Baca juga:   Padepokan Maenpo Buana Bagaspati Lestarikan dan Kembangkan Pencak Silat

Saat ini harga tempe yang sebagai bahan baku melonjak dari Rp11.000 menjadi Rp12.500, sedangkan harga satu jirigen minyak goreng mencapai Rp355.000. Tak hanya sulit dengan kondisi kedelai, para pengrajin pun dibebankan dengan kondisi sulitnya minyak goreng. Para pedagang pun terpaksa menaikan harganya agar tidak rugi dan bangkrut.

Salah satu pedagang keripik tempe, Ahid mengatakan, ia harus menaikan harganya dari Rp40 atau 45 ribu menjadi Rp48 atau sampai 50 ribu per kilogram. Kondisi minyak goreng yang sulit pun, menjadi mahal yang biasanya harga minyak yang biasanya per kompan Rp250.000 menjadi 350.000 per kompan sehingga membuat dagangannya merugi.

Baca juga:   Sebut Perusuh Demo di DPRD Jabar Bukan Mahasiswa Polisi Amankan 10 Orang

Para pedagang berharap pemerintah dapat menstabilkan harga minyak dan kedelai, agar roda perekonomian kembali berjalan. (rif)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: harga kedelaikedelaiminyak goreng mahal


Related Posts

Pengrajin Tahu Terancam Bangkrut Dampak Kacang Kedelai Mahal
HEADLINE

Pengrajin Tahu Terancam Bangkrut Dampak Kacang Kedelai Mahal

9 November 2023
Para pengrajin tahu di sentra pembuatan tahu Cibuntu, Kota Bandung, Jawa Barat.
PASBANDUNG

Harga Kedelai Meroket, Pengrajin Tahu Naikan Harga Hingga 5 Ribu Rupiah

18 Oktober 2022
Ratusan pengrajin tahu dan tempe yang berada di bawah naungan Paguyuban Tahu Tempe se-Jawa Barat akan melakukan mogok produksi massal.
HEADLINE

Pengrajin Tahu Tempe se-Jawa Barat Akan Mogok Produksi

12 Oktober 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.