MADRID, WWW.PASJABAR.COM – Kabar buruk menghampiri raksasa Spanyol, Real Madrid, menjelang laga mahapenting di babak gugur Liga Champions. Los Blancos terancam kehilangan dua megabintang mereka, Kylian Mbappe dan Jude Bellingham, saat menjamu Manchester City di Santiago Bernabeu, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.
Kondisi Medis Dua Pilar Utama Kylian Mbappe dan Jude Bellingham
Kylian Mbappe saat ini sedang berjuang pulih dari masalah lutut yang membuatnya absen dalam dua pertandingan terakhir Madrid.
Sementara itu, kondisi Jude Bellingham jauh lebih mengkhawatirkan. Gelandang asal Inggris tersebut sudah menepi sejak awal Februari akibat cedera hamstring yang cukup serius.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengonfirmasi bahwa tim medis terus memantau perkembangan keduanya.
Meskipun ada harapan mereka bisa kembali berlatih pada awal pekan depan, belum ada jaminan resmi bahwa keduanya akan cukup fit untuk diturunkan sejak menit awal melawan skuad asuhan Pep Guardiola.
Penurunan Performa Tanpa Sang Bintang
Absennya Mbappe dan Bellingham berdampak nyata pada stabilitas permainan El Real.
Dalam tiga laga terakhir, Madrid menelan dua kekalahan—sebuah catatan yang jarang terjadi bagi penguasa Liga Champions ini.
Satu-satunya kemenangan yang diraih pun didapat dengan susah payah saat menundukkan Celta Vigo 2-1 di laga terakhir mereka.
Tanpa kreativitas Bellingham di lini tengah dan ketajaman Mbappe di lini depan, Arbeloa dipaksa untuk merombak strategi.
Nama-nama seperti Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni diharapkan bisa memikul beban lebih berat dalam duel intensitas tinggi nanti.
Rekor Pertemuan yang Sama Kuat
Duel ini merupakan “ulangan klasik” modern di kompetisi Eropa. Sejak musim 2021/2022, kedua tim hampir selalu dipertemukan dalam fase-fase krusial.
Secara historis, rekor pertemuan keduanya sangat seimbang: dari 15 perjumpaan, baik Madrid maupun Manchester City sama-sama mengoleksi lima kemenangan, dengan lima laga lainnya berakhir imbang.
Dengan rekor yang begitu ketat, kehilangan dua pemain kunci bisa menjadi kerugian besar bagi Madrid, terutama saat bermain di kandang sendiri pada leg pertama.







