# Liverpool vs Manchester City
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kekalahan telak 4-0 yang dialami Liverpool FC dari Manchester City di perempat final FA Cup menjadi sorotan tajam pelatih kepala Arne Slot.
Dikutip dari laman resmi Liverpool, Minggu (5/4/2026), bertanding di Etihad Stadium, The Reds harus angkat koper setelah performa buruk, terutama dalam 20 menit krusial yang menentukan jalannya laga, Sabtu malam lalu.
Slot tak menutupi rasa kecewanya. Ia menyebut kekalahan ini sebagai “kekecewaan luar biasa”, terlebih karena Liverpool tampil cukup baik di awal pertandingan sebelum akhirnya runtuh akibat kesalahan sendiri.
Dalam laga tersebut, Erling Haaland mencetak hattrick, ditambah satu gol dari Antoine Semenyo yang memastikan dominasi penuh tim tuan rumah.
Awal Menjanjikan, Akhir Memprihatinkan
Menurut Slot, Liverpool sebenarnya menunjukkan performa positif dalam 35 menit pertama.
Mereka mampu menciptakan sejumlah peluang dan bermain cukup seimbang melawan City. Namun, kegagalan memanfaatkan peluang kembali menjadi masalah klasik musim ini.
“Kami menciptakan peluang, tapi tidak mencetak gol. Di sisi lain, mereka sangat klinis,” ujar Slot.
Masalah utama justru terjadi dalam fase bertahan. Slot menyoroti empat gol yang bersarang dalam waktu singkat sebagai bukti lemahnya koordinasi lini belakang.
Ia menilai timnya gagal melakukan hal-hal mendasar seperti mengikuti pergerakan lawan, memblok umpan silang, hingga memenangkan duel penting di kotak penalti.
Kritik Mental dan Daya Juang
Pernyataan gelandang Dominik Szoboszlai yang menyebut kurangnya “semangat juang” juga mendapat tanggapan dari Slot.
Meski tidak sepenuhnya setuju, ia mengakui ada momen di babak kedua di mana mental tim terlihat menurun drastis.
Slot menegaskan bahwa setelah tertinggal 1-0, timnya seharusnya bisa lebih disiplin dan fokus untuk tidak kebobolan lagi.
Namun yang terjadi justru sebaliknya—City dengan mudah menambah keunggulan karena kelengahan pemain Liverpool.
“Di level seperti ini, satu kesalahan kecil bisa langsung berujung gol,” tegasnya.
Sorotan untuk Lini Serang dan Pemain Senior
Slot juga menyinggung performa lini depan, termasuk Mohamed Salah yang sebenarnya mendapat peluang emas namun gagal dikonversi menjadi gol.
Ia menolak menyalahkan individu, namun menekankan bahwa secara kolektif, jumlah gol Liverpool musim ini jauh di bawah ekspektasi dibanding peluang yang diciptakan.
Menurutnya, ini bukan hanya soal kualitas teknis, tetapi juga penyelesaian akhir dan kepercayaan diri pemain di momen krusial.
Fokus Bangkit Lawan PSG
Kekalahan ini menjadi pukulan berat, namun Liverpool tak punya banyak waktu untuk meratapi hasil.
Mereka akan menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions dalam hitungan hari—sebuah laga yang kini menjadi harapan terakhir untuk meraih trofi musim ini.
Slot menegaskan timnya harus segera bangkit, terutama dalam hal pertahanan dan efektivitas serangan.
“Kami harus lebih kejam, baik saat menyerang maupun bertahan. Jika tidak, akan sulit bersaing di level tertinggi,” ujarnya.
Dukungan Suporter Jadi Modal
Di tengah hasil buruk, Slot tetap mengapresiasi dukungan luar biasa dari para suporter Liverpool yang terus memberikan semangat sepanjang pertandingan.
Ia menilai kini saatnya tim membalas dukungan tersebut dengan performa yang lebih baik di laga berikutnya. (*/tie)
# Liverpool vs Manchester City







