CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Surat Cinta Siswa SMP untuk Istri Bung Karno di Hari Valentine

Yatti Chahyati
14 Februari 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, PASJABAR.COM — Komunitas Sakola Ra’jat (SR) Iboe Inggit Garnasih membuat acara unik bertepatan dengan momentum Valentine alias Hari Kasih Sayang. Mereka menggelar kegiatan ‘Menulis Surat Cinta Untuk Ibu Bangsa’ di SMP Dewi Sartika, Kota Bandung, Kamis (14/2/2019).

Dalam kegiatan itu, para siswa diberikan pengetahuan seputar sosok Inggit Garnasih yang merupakan istri pertama Presiden Soekarno. Pemberi materi adalah Tito Asmarahadi yang merupakan cucu angkat Inggit Garnasih.

Setelah itu, para siswa diajak untuk menuliskan surat cinta bagi Inggit melalui selembar kertas yang diberikan. Masing-masing siswa kemudian menuliskan surat yang mayoritas mengungkap rasa terima kasih atas perjuangan Inggit selama mendampingi Bung Karno.

Panitia kegiatan, Gatot Gunawan, mengatakan Menulis Surat Cinta Untuk Ibu Bangsa merupakan bagian dari Peringatan Bulan Cinta Ibu Bangsa Inggit Garnasih. Bulan cinta sendiri berisi beragam rangkaian kegiatan untuk menyambut hari lahir Inggit Garnasih pada 17 Februari 1888.

Baca juga:   Dua Pengendara Motor Nekat Terobos Palang Pintu Kereta di Cimindi, Nyaris Tertabrak

Kegiatan menulis surat cinta itu pun sengaja digelar bertepatan dengan momentum Valentine. SR Iboe Inggit Garnasih ingin mengajak generasi muda untuk mengingat sejarah dan mengambil pelajaran daripada memperingati Valentine dengan kegiatan kurang bermanfaat.

“Tujuan kegiatan ini kita ingin mengenalkan Ibu Inggit Garnasih kepada masyarakat, khususnya generasi muda, karena nama Ibu Inggit ini mulai terlupakan,” kata Gatot.

Sosok Inggit Garnasih sendiri bisa memberikan banyak pelajaran bagi masyarakat. Inggit merupakan sosok yang memiliki cinta kasih, kesetiaan, perjuangan, pengorbanan, hingga ketulusan.

Inggit-lah yang setia mendampingi Bung Karno di masa-masa perjuangan melawan penjajahan Belanda. Bahkan, bisa dibilang Inggit-lah salah seorang yang membuat Bung Karno menjadi sosok yang begitu tangguh dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Baca juga:   Puluhan Mahasiswa Inaba Mengadu Ke DPRD Jabar

“Banyak pesan moral dari Ibu Inggit yang bisa dipetik pelajaran. Makanya melalui momen Valentine ini kami selalu membuat surat cinta setiap tanggal 14 Februari,” tutur Gatot.

Kegiatan menulis surat cinta tahun ini merupakan kali ketiga dilaksanakan. Pada dua tahun sebelumnya, kegiatan digelar di SD Astanaanyar dan SD Kopo.

Di tahun-tahun berikutnya juga akan digelar kegiatan serupa. Puncaknya, di tahun kelima akan digelar pameran surat cinta untuk Inggit Garnasih yang terkumpul selama 5 tahun.

Hanafi, salah seorang siswa, mengungkap isi surat yang ditulisnya untuk Inggit Garnasih. Ia menghormati perjuangan besar Inggit yang sangat setia mendampingi Bung Karno.

Baca juga:   Lewat Jalur SNBP 2024 Unpad Terima 2.636 Calon Mahasiswa Baru

“Saya ingin menyampaikan bahwa saya berterima kasih atas semua perjuangan Ibu Inggit Garnasih karena beliau telah berani dan rela berkorban demi kemerdekaan bangsa Indonesia,” tutur Hanafi.

Inggit Garnasih sendiri menikah dengan Bung Karno pada 1923. Pernikahannya berjalan selama 20 tahun hingga akhirnya mereka bercerai pada 1943.

Salah satu bukti kesetiaan Inggit adalah selalu mengunjungi Bung Karno saat dipenjara ke Penjara Banceuy. Inggit pula yang jadi penyambung pesan Bung Karno untuk para pejuang kemerdekaan saat itu.

Inggit meninggal pada 13 April 1984. Tapi, dari pernikahannya dengan Bung Karno, Inggit tidak memiliki keturunan. Meski berperan besar di masa perjuangan kemerdekaan, Inggit hingga kini belum menyandang status Pahlawan Nasional. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: alentinehari kasih sayangInggit GarnasihKomunitas Sakola Ra'jat (SR) Iboe Inggit Garnasih


Related Posts

Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof. Dr. H.M Didi Turmudzi M. Si. menghadiri Seminar Nasional Pengusulan Ibu Inggit Garnasih sebagai Pahlawan Nasional, di Kota Bandung, Jumat (17/1/2023). (Foto: Istimewa)
HEADLINE

Tiga Kali Ajukan Usulan Pahlawan Inggit Garnasih, Ridwan Kamil Harap Disetujui

18 Februari 2023
HEADLINE

Disdik Kota Bandung Larang Siswa Rayakan Valentine

14 Februari 2019

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.