CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASOLAHRAGA

STKIP Pasundan dan FOPI Jabar Gelar Kejuaraan Petanque Nasional

Yatti Chahyati
24 Februari 2019
Share on FacebookShare on Twitter

CIMAHI, PASJABAR.COM — STKIP Pasundan  Cimahi bersama Federasi Olahraga Petanque Indonesia atau FOPI Jawa Barat menggelar kejuaraan petanque tingkat nasional pada Sabtu dan Minggu (23-24 Februari 2019) di kampus STKIP Pasundan Jl. Permana No.32 B, Citeureup, Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Pembukaan kejuaraan petanque dihadiri oleh beberapa pengurus besar FOPI, ketua dan civitas STKIP Pasundan Cimahi, perwakilan Koni Jabar. Para peserta dari berbagai universitas di Indonesia pun turut hadir seperti Universitas Negeri Surabaya (UNES) yang rektornya hadiri dan bertanding dalam kejuaraan petanque, juga peserta dari Malaysia dan Perancis.

Ketua STKIP Pasundan, Dr. Dedi Supriadi, M.Pd. mengungkapkan bahwa kegiatan ini diadakan sebagai perayaan Ulang Tahun FOPI Jabar yang ke tiga.

“Pada awalnya kami merencanakan bahwa kegiatan ini akan diikuti oleh sekitar 60-100 peserta, namun ternyata yang mendaftar lebih dari 200 peserta dari 7 provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Jambi, Banten dan DKI,” terang Dedi.

Baca juga:   STKIP Pasundan Cimahi Raih Penghargaan Kampus Dengan Sertifikasi Dosen Terbanyak

Pertandingan ini, lanjut Dedi pun merupakan upaya dalam rangka uji coba Pra PON yang akan dilaksanakan di Papua. Sebagaimana temanya bahwa “Dengan kejuaraan Petanque kita tingkatkan prestasi olah raga Jawa Barat menuju PRAPON dan PON Papua” dan untuk  semakin mempersiapkan diri dalam babak kualifikasi, membentuk atlit-atlit petanque yang lebih berprestasi dan berkualitas baik dalam  skala nasional maupun internasional.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kejuaraan petanque sekaligus Dosen PJKR (Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi) STKIP Pasundan, Henry Asmara, mengatakan kegiatan yang dipertandingkan berupa shooting man, stooting man double open, shooting woman dan shooting, double dengan total peserta 216 orang dan dalam acara ini STKIP Pasundan menurunkan 3 tim double dan 2 shooting.

“Kami mempersiapkan kegiatan ini selama sebulah dari bulan Januari, lewat sosialisasi di media sosial, juga famplet,” terangnya.

Baca juga:   Mahasiswa Terbaik STKIP Pasundan Cimahi: Siap Menjaga Amanah Moral

Henry pun mengulas bahwa kejuaraan petanque pada awalnya berasal dari negara Perancis dimana para orang tua disana menjadikan olah raga ini sebagai sarana hiburan, yang pada perkembangannya menjadi olah raga prestasi.

Untuk STKIP Pasundan sendiri, olah raga petanque ini baru dikembangkan selama 2 tahun lewat UKM Petanque, yang sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan  dan sempat meraih mendali.

“Memang saat ini di Jawa Barat, olah raga Petanque belum terlalu populer, namun untuk Cimahi, Bogor, Tasikmalaya atau Bekasi sudah mulai dikenal baik dikalangan anak-anak SD, SMP, SMA. Dan biasanya olah raga ini berkembang di perguruan tinggi  karena fasilitasnya sudah ada, meskipun saat ini di SMP maupun SMA sudah lahir para pemain pemain junior yang cukup banyak,” terang Henry.

Petanque menjadi olah raga unik, lanjut Henry adalah olah raga yang tidak memerlukan biaya besar, dengan alat-alat yang dibutuhkan seperti bola besi, bola kayu, cricle, lapang sudah bisa dilakukan.

Baca juga:   BASIS STKIP Pasundan Cimahi Bangun Kesadaran Mahasiswa Berbangsa dan Bernegara

Terlebih, olah raga ini pun tidak memiliki  batasan usia dari anak-anak hingga orang tua dapat bermain bersama sehingga melahirkan jalinan persaudaraan. Sebagaimana semboyanya bahwa “satu bosi (bola besi) sejuta prestasi, satu boka (bola kayu) sejuta keluarga”.

Kedepannya FOPI pun akan mengadakan kompetisi satu tahun full yang diadakan selama 4 kali, diantaranya di Cimahi, Tasikmalaya, Bogor dan Bekasi yag dimana sistemnya klasemen dan degradasi, untuk kemudian didapat pemenangnya.

“Kegiatan ini adalah modal dasar untuk bisa menperkenalkan lagi petanque  secara lebih luas, juga bisa menjadi motivasi bagi para pemain di Jawa Barat untuk bersaing di Prapon nanti serta  mengembangkan olah raga di Jawa Barat, hingga nasional dan internasional,” tandasnya siang itu. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: fopi jabarkejuaraan nasionalpetanquepra PONstkip pasundan


Related Posts

STKIP Pasundan Cup VIII
HEADLINE

Bukan Sekadar Turnamen, STKIP Pasundan Cup VIII Lahirnya Karateka Masa Depan

10 April 2026
STKIP Pasundan Open
HEADLINE

Universitas Esa Unggul dan UNDIP Juara Umum STKIP Pasundan Open Tournament Piala Kemenpora 2026 Series II

1 Februari 2026
STKIP Pasundan dukung gowes
HEADLINE

STKIP Pasundan Dukung Gowes Baraya Bandung, Kampanyekan Hidup Sehat dan Kebersamaan Warga

1 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.