CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

STKIP Adalah Rumah, Hidup dan Penghidupan

Yatti Chahyati
1 Maret 2019
Share on FacebookShare on Twitter

CIMAHI, PASJABAR.COM — Tidak terasa, lebih dari dua puluh tahun sudah Dr. Jajang Hendar Hendrawan M.Pd mengabdi di STKIP Pasundan Cimahi, perjalanan yang panjang sejak menjadi mahasiswa kemudian diangkat menjadi staf TU hingga akhirnya Menjadi Wakil Ketua 1 Bidang Akademik dan Kerjasama STKIP Pasundan.

“STKIP Pasundan sudah mendarah daging di dalam tubuh saya, bisa diibaratkan sebagai rumah, sebagai hidup, dan mencari penghidupan,” terang pria kelahiran 11 Juni 1971.

Jajang bercerita bahwa usai lulus dari SPG (Sekolah Pendidikan Guru)  ia melanjutkan kuliah di STKIP Pasundan Cimahi pada jurusan IPS PKN di tahun 1993. Kemudian pada tahun1994, ia menjadi ketua senat mahasiswa hingga tahun 1998.

Karena cukup aktif terlibat dalam berbagai kegiatan, usai lulus pada tahun 1998, ia diangkat menjadi tenaga administrasi atau tata usaha. Pada tahun 2003, Jajang pun melanjutkan studi S2 di UPI jurusan IPS PKN. Sejak itu, ia Mulai menjadi dosen, dan setelah lulus di tahun 2005, ia dingkat menjadi dosen tetap.

Baca juga:   Milangkala FEB Unpas ke 44 Ingin Makin Maju dan Membanggakan

“Karena berkuliah, kemudian menjadi tenaga administrasi sekaligus asisten dosen sebelumnya selama kurang lebih tujuh tahun, membuat saya mengenal betul bagaimana STKIP Pasundan,” ulasnya.

Selanjutnya pada tahun 2006, STKIP Pasundan Cimahi kala itu tengah mulai mendirikan S2 dengan bidang studi magister pendidikan IPS dan mendapat ijin pada tanggal 28 februari. Sejak saat itulah, Jajang diangkat menjadi sekertaris program magister IPS.

Pada tahun 2008, Jajang melanjutkan kuliah S3 di UPI pada jurusan IPS dan lulus di tahun 2013. Untuk kemudian pada tahun 2014 ia diangkat menjadi  ketua pascasarjana, hingga berakhir masa jabatan pada 30 Desember 2018.

Sejak 31 Desember 2018, ia diangkat menjadi wakil ketua 1 bidang akademik dan kerjasama periode 2018-2022.

“Banyak kisah, cerita suka maupun duka sejak dulu, bagaimana saya melihat STKIP terus berkembang. Saya juga terlibat didalamnya dan mengalami lima kali pergantian pimpinan hingga saat ini,” terangnya.

Berbicara prinsip, Jajang mengatakan bahwa ia memiliki motto “barang siapa yang meninggikan ilmunya, maka akan ditinggikan derajatnya”.

Baca juga:   Paes Absen Lawan China karena Akumulasi Kartu Kuning

Dengan ilmu dan bersungguh-sungguh dalam bekerja maka akan menghasilkan sesuatu yang sangat berarti. Dimana semuanya diawali  niat dan keikhlasan dengan tujuan ibadah.

“Saya percaya bahwa rezeki itu diatur oleh Tuhan, sehingga yang paling penting dalam bekerja adalah keseriusan dan totalitas. Saya juga berharap dapat berkontribusi lebih besar bagi kemajuan STKIP,” tandas suami dari Sofyanti ini.

Mengenai perannya sebagai Wakil Ketua 1 Bidang Akademik dan Kerjasama, Jajang mengungkapkan  bahwa ada banyak hal yang mesti dilakukan, salah satunya adalah dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yang semuanya serba digital.

“Dengan serba digital tentu akan mempermudah proses pembelajaran, transfer informasi dan pengetahuan. Data mengenai STKIP dapat di cek dan memudahkan para evaluator dari BAN DIKTI untuk mengetahui STKIP,” Jelas dosen pada mata kuliah PKN, budaya Sunda dan MKWP (Mata kuliah wajib Pasundan).

Disamping itu program selanjutnya adalah membuka program studi baru S1, yaitu PPG atau Pendidikan profesi penjas, PGSD atau Pendidikan Guru Sekolah Dasar. khusus olah raga juga akan diadakan S1 kepelatihan, serta PLB atau Pendidikan Luar Biasa inklusif, yang ditargetkan akan dibuka pada akhir tahun 2021 sehingga STKIP akan berubah menjadi IKIP.

Baca juga:   PSM STKIP Pasundan Cimahi Tempat Kembangkan Tarik Suara Mahasiswa

“Dengan perluasan tanah seluas 1800 M ini tentu menjadi peluang membuat STKIP Pasundan semakin besar, dikenal dan meningkat baik kualitas dan kapasitas mahasiswanya,” tambahnya.

Ayah dari 3 anak ini pun berharap bahwa kedepannya STKIP Pasundan akan lebih maju lagi, baik di bidang akademik maupun sarana dan prasarana, juga prestasi yang terus ditingkatkan. Terlebih mahasiswa STKIP Pasundan juga banyak yang menjadi pemain liga, pelatih tim nasional, wasit dan atlit beragam bidang olah raga.

“Dibukanya magister olah raga di STKIP Pasundan juga akan menjadi pendukung yang signifikan, dan semoga STKIP bisa mengambil peran menghasilkan generasi dan kader handal untuk membangun bangsa,” pungkasnya siang itu optimis. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: pasundanSTKIPstkip pasundanSTKIP Pasundan CImahi


Related Posts

NCFS Bandung 2026
HEADLINE

STKIP Pasundan Cimahi Kukuhkan Diri Sebagai Juara wondr NCFS Bandung 2026

4 Mei 2026
Negeri Segudang Seruan
HEADLINE

Negeri Segudang Seruan

14 April 2026
STKIP Pasundan Cup VIII
HEADLINE

Bukan Sekadar Turnamen, STKIP Pasundan Cup VIII Lahirnya Karateka Masa Depan

10 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.