CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Menteri Bappenas : Bangun Bandung Jangan Selalu Andalkan APBN

admin
26 April 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, PASJABAR.COM — Mentri Perencanaan Pembangunan dan Bappenas RI, Bambang P.S Brojonegoro, ingatkan Pemkot Bandung tidak bisa selalu mengandalkan pembangunan kota dengan APBD dan APBN.

“Kita harus mengubah pola pembiayaan dengan tidak mengandalkan APBD dan APBN. Karena bagaimanapun juga kemampuan kita sangat terbatas,” ujar Bambang, yang ditemui usai penandatangan Nota Kesepahaman antara Pemkot Bandung dengan Bappenas, Jumat (26/4/2019).

Baca juga:   Cerita Ridwan Kamil Berimajinasi Tentang Arsitektur Masjid Raya Al Jabbar

Karenanya, Bambang mengatakan, pihaknya akan menorong Pemkot Bandung untuk mengembangkan Pembiayaan Investasi Non Anggaran (PINA) dan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Kita memang membutuhkan kerjasama dengan swasta, untuk pembanguan,,” tambahnya.

Pembangunan tersebut, lanjut Bambang, terfokus pada infrastruktur transportasi, infrastruktur lelang dasar, dan infrastruktur pemukiman.

Bambang mengatakan infrastruktur transportasi di Kota Bandung wajib untuk dibangun, karena Kota Bandung tidak memiliki moda transportasi umum yang memadai.

Baca juga:   Emil Minta Masyarakat Bangun Empati Kepada Korban Asusila di Pesantren

“Karena Bandung tidak punya transportasi umum, maka semua orang terpatok pada transportasi pribadi, baik itu motor ataupun mobil. Makanya Bandung jadi macet,” katanya.

Untuk itu Bappenas mendorong, pembangunan infrastruktur transportasi yang terintegrasi antara Kota Bandung dan Bandung raya.

Selain itu, pembangunan hunian vertikal juga harus mulai diperhatikan. Namun, Bambang menegaskan, hunian vertikal harus untuk kelas menengah, dengan lokasi yang tidak di pinggir kota.

Baca juga:   Pemkot Bandung Permudah Pembuatan Akte dan KIA untuk Siswa RMP

“Kalau hunian vertikal, apartemen untuk kelas menengah atas, pasti mereka sudah punya hunian beberapa lokasi. Yang kemudian harus dipikirkan, adalah hunian vertikal untuk kelas menengah,” bebernya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: APBNMenteri Bappenaspemkot bandung


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
darurat sampah
HEADLINE

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.