CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Sulit Amati Hilal Tentukan 1 Syawal, Bosscha Putuskan Tak Lakukan Pengamatan

admin
31 Mei 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Observatorium Bosscha memutuskan tidak melakukan pengamatan hilal untuk mementukan satu syawal seperti biasanya. Hal ini lantaran bulan terbenam hamper bersamaan dengan terbenamnya matahari dari Observatorium Bosscha.

Hal tersebut diungkapkan Premana W. Premadi dari obeservatorium Bosscha, Jumat (31/5/2019).  

“Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang Astronomi, Observatorium Bosscha melaksanakan kegiatan pengamatan bulan sabit muda hampir setiap bulannya. Pada awal bulan Juni 2019, kita akan memasuki peralihan dari Bulan Ramadhan ke Bulan Syawal 1440 H dalam sistem kalender Hijriyah,” tuturnya dalam siaran persnya kepada Pasjabar.

Baca juga:   Observatorium Bosscha Berusia Seabad, Ridwan Kamil: Harus Dijaga sebagai Cagar Budaya Sains

Diungkapkannya, peralihan bulan pada kalender Hijriyah akan ditandai dengan peristiwa ijtimak atau konjungsi. Dalam hal ini, konjungsi adalah peristiwa ketika Matahari dan Bulan berada pada satu garis ekliptika.

Namun meski demikian, Premana mengatakan, pada hari Senin 3 Juni 2019 (29 Ramadhan 2019), konjungsi Matahari-Bulan terjadi pada pukul 17:01:56 WIB dan Matahari terbenam pada pukul 17:40:01 WIB. Bulan sabit muda yang terbentuk setelah Matahari terbenam (hilal) memiliki perbedaan ketinggian dari Matahari sebesar 0∘6′13.9”, elongasi sebesar 2∘48′24.7” dan usia Bulan sebesar 38 menit 4 detik. Hal tersebut mengakibatkan Bulan terbenam hampir bersamaan dengan terbenamnya Matahari.

Baca juga:   Posisi Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, Lebaran Berpotensi Berbeda

“Berdasarkan parameter tersebut, hilal dipastikan akan amat sulit diamati di Observatorium Bosscha sehingga Observatorium Bosscha memutuskan untuk tidak melakukan pengamatan hilal menjelang Bulan Syawal 1440 H.” tegasnya.

Dijelaskannya, di Indonesia, pihak yang berwenang menentukan awal Ramadhan dan Syawal adalah pemerintah Republik Indonesia melalui proses sidang itsbat.

Tugas Observatorium Bosscha adalah menyampaikan hasil perhitungan, pengamatan, dan penelitian tentang hilal kepada unit pemerintah yang berwenang jika diperlukan sebagai masukan untuk sidang itsbat. Masyarakat dapat mengakses data dan hasil pengamatan hilal di website Observatorium Bosscha https://bosscha.itb.ac.id. (tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: bosschahilalObservatorium Bosschapengamatan hilal


Related Posts

mui.or.id
CAHAYA PASUNDAN

Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026: Hilal Sangat Tipis, Pengamat Sebut Ramadan Berpeluang Genap 30 Hari

19 Maret 2026
hilal
HEADLINE

Bosscha Sebut Hilal 29 Ramadan Berada di Batas Visibilitas Pengamatan

18 Maret 2026
hilal
HEADLINE

Posisi Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, Lebaran Berpotensi Berbeda

9 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.