CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home CAHAYA PASUNDAN

Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026: Hilal Sangat Tipis, Pengamat Sebut Ramadan Berpeluang Genap 30 Hari

pri
19 Maret 2026
mui.or.id

mui.or.id

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriyah di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, Kamis (19/3/2026). Dalam sesi pemaparan posisi hilal, anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya, menjelaskan secara rinci kondisi astronomis bulan sabit muda (hilal) di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan data hisab, konjungsi atau ijtimak terjadi pada pukul 08.23 WIB. Namun, hasil pemantauan menunjukkan bahwa posisi hilal saat matahari terbenam pada Kamis sore masih berada di bawah kriteria visibilitas yang disepakati oleh Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Belum Memenuhi Kriteria MABIMS

Cecep mengungkapkan bahwa tinggi hilal di Indonesia saat ini berkisar antara 0,91 hingga 3,13 derajat, dengan sudut elongasi berada di rentang 4,54 hingga 6,10 derajat. Meskipun di wilayah paling barat seperti Aceh ketinggian sudah menyentuh 3 derajat, namun syarat elongasi minimal sebesar 6,4 derajat belum tercapai di satu titik pun di tanah air.

Baca juga:   Baznas Sediakan Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 5.000 Motor Pemudik

“Penentuan visibilitas hilal tidak cukup hanya berdasarkan ketinggian, tetapi juga harus memenuhi elongasi karena berkaitan langsung dengan ketebalan cahaya hilal. Jika elongasi belum mencapai batas minimal, maka hilal akan sangat tipis dan sulit dirukyat,” jelas Cecep.

Khusus di Jakarta, tinggi hilal tercatat hanya 1,95 derajat dengan iluminasi yang sangat rendah, yakni sekitar 0,2 persen. Dengan kondisi hilal yang sangat tipis dan umur bulan kurang dari 10 jam, peluang untuk melihat hilal secara langsung (rukyat) dinilai hampir tidak ada.

Baca juga:   Gol Tunggal Berguinho Bikin Persib Tersungkur di Si Jalak Harupat

Sidang Isbat: Ramadan Berpotensi Genap 30 Hari

Berdasarkan perhitungan matematis tersebut, 1 Syawal 1447 H diperkirakan baru akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Hal ini dikarenakan bulan Ramadan kemungkinan besar akan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan, K.H. Abdullah Jaidi, yang hadir dalam sidang tersebut, menyampaikan pandangan serupa. Ia menekankan pentingnya menunggu hasil verifikasi lapangan dari 117 titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Panutan kita adalah imkanur rukyat. Hisab harus kita cocokkan dengan hasil rukyat di lapangan. Jika terjadi perbedaan di kalangan ahli hisab, maka keputusan pemerintah (amrus sultan) menjadi rujukan utama yang wajib kita ikuti,” tegas K.H. Abdullah Jaidi.

Baca juga:   Berapa Kuota Mahasiswa Baru Lewat Jalur SPAN PTKIN 2022?

Menunggu Keputusan Resmi

Meski data hisab menunjukkan posisi hilal yang sulit diamati, pemerintah tetap melakukan prosesi rukyatul hilal sebagai bentuk verifikasi syar’i. Hasil dari para perukyat di lapangan akan dihimpun dan dilaporkan kepada Menteri Agama untuk kemudian diputuskan secara resmi dalam sidang isbat yang tertutup bagi publik.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu pengumuman resmi mengenai awal Idul Fitri, sembari tetap menjaga ukhuwah Islamiyah jika nantinya terdapat perbedaan waktu lebaran di beberapa wilayah atau organisasi kemasyarakatan.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita nasionalCecep NurwendayahilalIdul Fitri 1447 HKemenag RIKementerian Agamalebaran 2026MABIMSramadan 2026sidang isbat


Related Posts

sidang isbat
HEADLINE

Penentuan Idul Adha 2026 Menunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag

6 Mei 2026
ilustrasi taksi mobil listrik Green SM. (Instagram/@id.greensm)
HEADLINE

Kemenhub Audit Ketat Taksi Green SM Terkait Tragedi Kereta Bekasi, Korban Jiwa Capai 18 Orang

28 April 2026
instagram/@bekasi.terkini
HEADLINE

UPDATE: Korban Meninggal Tragedi Kereta Bekasi Bertambah Jadi 18 Orang, 6 Jenazah Masih Diidentifikasi

28 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.