CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Satpol PP Ngaku Kewalahan Urus Waria di Jalanan

admin
13 Juni 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pasca lebaran Idul Fitri, Satpol PP Kota Bandung mengaku kewalahan urus para pengamen Waria khususnya.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala Satpol PP Kota Bandung Tantan Surya Santana, Kamis (13//2019). “Jadi mereka kan mangkalnya di lampu merah. Sementara kita tidak mungkin 24 jam menjaga satu titik, jadi ya kita kucing-kucingan dengan waria itu,” ujar Tantan.

Ia menyebutkan selama satu bulan ke belakang pihaknya sudah melakukan penjangkauan dan bisa menjangkau 297 orang waria.  “Namun, tidak serta merta para waria itu hilang,” katanya.

Baca juga:   Rapat Paripurna DPRD, Yana Sampaikan Jawaban Atas Dua Raperda Kota Bandung

Beberapa faktor yang membuat waria masih banyak di Kota Bandung, adalah banyaknya jumlah stopan. “Sehingga semakin banyak stopan, semakin sulit menghilangkan waria,” tegasnya.

Selain itu, para waria yang sudah tangkap, dan diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, namun hanya mendapat pembinaan beberapa hari saja. Sehingga, tidak ada efek jera yang didapat para waria.

Baca juga:   Bandros Gratis Jadi Buruan Wisatawan Saat Libur Panjang Maulid Nabi

“Jadi kalau kita menangkap waria, lalu akan diberikan ke Dinsos, mereka akan dibina di Puskesos, tapi akan dikeluarkan lagi dalam waktu tujuh hari, bahkan dalam empat hari berikutnya,” jelas Tantan.

Mereka yang tertangkap, lanjut Tantan, memang kebanyakan ber KTP luar Kota Bandung seperti dari Indramayu.

“Kami juga menangkap waria, terkadang orang-orang yang berneda. Jadi yang dulu sudah tertangkap, ada lagi yang lainnya,” kelu Tantan.

Baca juga:   Pendaftaran Motis Lebaran 2026 Diserbu Calon Pemudik Bandung

Ditempat terpisah, Kepala Dinsos Kota Bandun Tno Rusdiantno mengakui, pembinaan yang diberikan kepada waria yang tertangkap hanya 1 minggu.

“Nantinya mereka akan dikembalikan ke masyarakat dengan menandatangani surat perjanjian tidak akan mengulangi kesalahan yang sama,” katanya.

Waktu yang relatif sebentar dalam pembinaan, kata Tono, salah satunya dikarenakan anggaran yang tidak memadai untuk operasional Puskesos. Termasuk salah satunya untuk makan mereka yang terjangkau. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: ngamen di jalansatpol PPWaria


Related Posts

foto: Uby/pasjabar
HEADLINE

‘Keluyuran’ Lewat Jam 9 Malam, Pelajar di Cimahi Bakal Masuk Barak Militer?

14 Agustus 2025
Restoran Bandung Dibongkar
HEADLINE

Langgar Perda, Restoran Cepat Saji di Bandung Dibongkar Satpol PP

23 April 2025
Satpol PP Razia Ratusan Botol Minol dan Obat Terlarang
HEADLINE

Satpol PP Razia Ratusan Botol Minol dan Obat Terlarang

26 Februari 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.