CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tak Bisa Sekolah Negeri atau Swasta Emak-emak Demo ke Pemkot Bandung

admin
3 Juli 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Merasa anaknya tidak terakomodir di sekolah negeri maupun swasta, puluhan orang tua siswa akhirnya memutuskan menggelar aksi damai di kantor Balaikota, Bandung, Rabu (3/7/2019).

Dengan membawa beberapa poster, pedemo yang sebagian besar emak-emak pun meneriakan keresahannya.

“Kami datang ke sini, untuk memperjuangkan nasib anak kami yang tidak diterima di swasta maupun di negri,” ujar Ketua Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Jawa Barat, Ila Setiawati dalam aksinya.

Baca juga:   Si Jago Merah Menghanguskan 3 Kios dan 4 Kamar Kontrakan

Ila merasa karena zonasi, anak mereka dirugikan karena membuat banyak siswa tidak diterima di sekolah mana pun baik negeri dan swasta.

Bahkan, lanjut Ila, pihak sekolah pun tidak menerima siswa yang sudah memegang rekomndasi dari Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung.

“Seperti di salah satu sekolah swasta di kawasan Kiaracondong, yang menolak menerima rekomendasi dari dewan, karena kuotanya hanya 30 orang,” tegasnya.

Baca juga:   Pemkot Bandung Akui Tak Punya Solusi Cepat Atasi Banjir Gedebage

Ila menyampaikan harapannya agar pemerintah bisa mengubah sistem ini. Karena dianggap tidak berpihak kepada masyarakat.

“Dengan sistem zonasi ini, bahkan ada warga yang jarak antara rumah dan sekolah, hanya 200 meter, tapi tidak masuk,” terangnya.

Sementara itu ketika akan mendaftar ke sekolah swasta, banyak sekolah swasta dikatakan Ila menolak jalur RMP, belum lagi kuotanyapun sudah terisi.

Baca juga:   FMPP Ingin Disdik Lebih Perhatikan Masyarakat Kurang Mampu

“Jadi banyak siswa dari jalur RMP, yang juga ternyata tidak bisa terakomodir, dengan adanya sistem ini. Pada akhirnya, banyak peserta didik yang dilimpahkan dari Negeri ke swasta namun tetap dipungut biaya,” pungkasnya.(put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: demo PPDBpemkot bandungPPDBzonasi PPDB


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
darurat sampah
HEADLINE

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.