CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASOLAHRAGA

Pelatih PSIS: Kartu Merah Merusak Segalanya!

admin
22 Juli 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — PSIS Semarang menanggung malu usai kalah 0-1 di kandang sendiri oleh Persib Bandung. Meski tampil di Stadion Mochamad Soebroto, Magelang, dan didukung penuh suporternya, kekalahan tak bisa dihindari.

Penyebab utamanya adalah kartu merah yang diterima Patrick Mota beberapa menit jelang berakhirnya babak pertama. Kartu merah itu otomatis membuat PSIS harus bermain dengan 10 pemain hingga akhir laga.

“Kami sebetulnya punya tekad untuk meraih poin di sini. Tapi kartu merah telah merusak segala-galanya,” ujar pelatih PSIS Jafri Sastra.

Baca juga:   Persib Bandung Berharap VAR Bikin Liga 1 Berjalan Fair

Kekalahan itu jelas sebuah kerugian besar. Sebab, PSIS kehilangan satu laga penting untuk naik posisi di klasemen sementara Liga 1 2019.

Meski begitu, ia mengapresiasi perjuangan keras anak asuhnya. Sebab, meski bermain dengan 10 pemain, mereka bermain penuh semangat. Bahkan, mereka membuat Persib kewalahan dan susah payah mencetak gol.

“10 pemain kita sudah berusaha maksimal untuk mencetak gol. Tapi, pada akhirnya kita harus menerima kekalahan ini dari Persib Bandung,” sesal Jafri.

Baca juga:   I Made Wirawan Gabung Persib Lagi dengan Peran Baru

Sebelum Patrick Mota diganjar kartu merah, permainan PSIS sangat dominan. Tapi, mereka tidak bisa menciptakan gol. Setelah kehilangan satu pemain, upaya mencetak gol terus diusahakan. Namun, gol tetap tak mampu diciptakan.

Jafri sendiri tidak berkomentar lebih jauh soal dua kartu kuning berujung kartu merah yang diterma Patrick. Ia memandang hal itu jadi keputusan wasit sepenuhnya. Tapi, ia menyesalkan tindakan sang pemain yang dinilai sebagai sebuah kebodohan.

“Insiden itu memang wasit yang tahu aturannya kenapa kuning, kenapa merah. Tapi saya sendiri menyesali bodohnya pemain saya sendiri,” tuturnya.

Baca juga:   Michael Carrick Sebut Menang Dramatis atas Fulham Memiliki Makna Lebih Besar dari Sekadar Tiga Poin

Sementara itu, striker Silvio Escobar juga mengakui timnya kesulitan bermain setelah kehilangan satu pemain. Sehingga, hasil negatif mau tidak mau akhirnya harus diterima.

Ia pun berharap hasil minor itu jadi pembelajaran. Ke depan, ia mengajak rekan-rekannya untuk segera bangkit.

“Pertandingan hari ini mungkin sangat berat bagi kita karena kita main di kandang sendiri (dan kalah). Semoga pertandingan seterusnya kita bisa ambil tiga poin,” harap Escobar. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kartu merahkekalahan persib bandungliha indonesiapersibPSISsepak bola


Related Posts

dukungan bobotoh
HEADLINE

Dukungan Bobotoh Menggema di GBLA Jelang Persib Hadapi Persija

7 Mei 2026
Persib Bandung
HEADLINE

Buka-bukaan Pelatih Persib Bandung Jelang Lawan Persija

7 Mei 2026
Bojan Hodak
HEADLINE

Bojan Hodak Bicara soal Hinaan dari Suporter

7 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.