CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

APBD Kota Bandung Naik Lebih Dari 10 Persen

admin
23 Juli 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Target pendapatan daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengalami peningkatan sebesar 10,19% dari APBD murni.  Pada awalnya, pendapatan direncanakan sebesar Rp6,55 triliun menjadi Rp7,22 trilun pada APBD Perubahan 2019.

Hal itu disampaikan Oded usai Rapat APBD dengan DPRD Kota Bandung, Selasa (23/7/2019).

Ia menyebutkan jika Pemkot Bandung menargetkan kenaikan pendapatan tersebut dari beberapa unsur. Di antaranya dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mengalami peningkatan sebesar 6,47% atau setara Rp197,52 miliar dari APBD murni Rp3,05 triliun menjadi Rp3,25 triliun.

Baca juga:   Ribuan Warga Padati Aksi Bebersih Kota Bandung, Wali Kota Farhan: “Bandung Rumah Kita Bersama”

Selain itu, target peningkatan juga didapat dari dana perimbangan sebesar Rp57,48 miliar atau setara 2,27% dari APBD murni. Awalnya, dana perimbangan ini sebesar Rp2,53 triliun. Kini, dana tersebut meningkat jadi Rp2,59 triliun.

Target peningkatan lainnya adalah pendapatan lain-lain yang sah. Jumlah itu mengalami peningkatan sebesar Rp412 miliar menjadi Rp1,37 triliun dari semula Rp962,37 miliar.

Baca juga:   Pemkot Bandung Siapkan Bonus Bagi Atlet Porprov Jabar XIV/2022 Berprestasi

Sedangkan rencana belanja daerah dianggarkan sebesar Rp7,24 triliun. Jumlah itu mengalami peningkatan sebesar 1,72% dibanding APBD murni yang berada di angka Rp7,12 triliun.

Pemkot Bandung juga telah menurunkan anggaran belanja tak langsung sebesar 5,19% dari APBD murni. Jumlah itu setara dengan Rp167,58 miliar. Sementara itu, belanja langsung dinaikkan sebesar 7,45% atau setara Rp290,21 miliar.

Anggaran pembelanjaan netto mengalami penurunan dari Rp568,65 miliar menjadi Rp23,43 miliar. Penurunan tersebut adalah dampak penyesuaian penerimaan pembiayaan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sesuai hasil audit BPK-RI terhadap APBD 2018.

Baca juga:   45.000 Siswa di Bandung Ikuti MPLS Dari Rumah

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bandung Oded M. Danial berterima kasih kepada Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Kota Bandung yang sudah mencurahkan energi dan pikiran sehingga dapat memberikan tanggapan, koreksi dan saran terhadap rancangan APBD 2019.

“Ini merupakan komitmen bersama untuk menetapkan rancangan APBD 2019,” ujar Oded. (Put)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: APBDAPBD Kota bandungbandungwali kota bandung


Related Posts

Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Mahasiswa Tuli Unpad
HEADLINE

Nyaris Menyerah, Mahasiswa Tuli Ini Buktikan Bisa Wisuda dan Jadi Inspirasi di Unpad

6 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.