CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

Indonesia Hadapi Globalisasi Hingga Radikalisme

admin
15 Agustus 2019
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Bangsa Indonesia dinilai mampu untuk menjadi bangsa yang maju, mandiri dan disegani oleh bangsa-bangsa lain di dunia. Syaratnya, Indonesia harus mampu menaklukkan berbagai tantangan yang ada, baik itu tantangan politik, ekonomi, budaya, pendidikan, sumber daya manusia serta tantangan globalisasi dan radikalisme.

“Sebagai bangsa, kita tentu berhak memiliki optimisme dan harapan untuk kita dapatkan, yakni sebuah negara Indonesia yang maju dan hebat,” papar Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh saat memberikan Kuliah Umum Kebangsaan: “Tantangan Bangsa Indonesia Kini dan Masa Depan”, di Kampus Pascasarjana Universitas Indonesia (UI), Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019) lalu.

Menurut Surya, Indonesia maju bukan sekedar visi pasangan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Jokowi dan KH Ma’ruf Amin. Indonesia Maju adalah sebuah impian seluruh bangsa dan negara Indonesia, di mana fondasi awalnya diletakkan oleh the founding fathers pada landasan konstitusi Indonesia ketika merumuskan pembentukan dan pendirian bangsa.

Baca juga:   FISS Unpas Gelar Safari Sastra Puisi Gugat Politisi

Dari sejumlah syarat yang perlu dipenuhi, salah satu yang utama adalah keseriusan membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas tinggi melalui pengembangan sistem pendidikan nasional agar mampu bersaing di era global.

Dikatakannya, pendidikan menjadi aspek penting dalam usaha memajukan suatu bangsa di dunia. Bahkan dengan sistem pendidikan serta desain kurikulum yang bagus, akan dihasilkan sumber daya manusia yang hebat dan berkualitas tinggi pada masyarakat suatu negara, sehingga mampu bekerja secara baik untuk menghasilkan berbagai produk bermutu tinggi yang mampu memiliki daya saing di pasar global.

Baca juga:   Promosi Doktor Nia Kania Analisis Strategi Pengembangan BUM Desa

“Karena tantangan pada sistem pasar bebas di era globalilasasi ini menuntut adanya persaingan produk-produk nasional (barang dan jasa) bermutu, agar mampu diterima pasar dunia,” ujarnya.

Syarat lain yakni internalisasi dan penguatan nilai luhur Pancasila. Ideologi Pancasila harus dapat dijadikan rujukan utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pancasila harus direaktualisasikan, sebagai sumber inspirasi yang implementatif bagi pembangunan dan proses demokrasi bangsa.

Kemudian, syarat lainnya yakni Indonesia harus memerangi dan membumihanguskan paham dan ideologi radikal. Atas masalah ini, dalam realitas kehidupan sosial kebangsaan, Indonesia terus mengalami ujian.

Dikatakan Surya, Indonesia saat ini seakan dibuat sulit membangun pandangan kebangsaan di antara anak bangsa sendiri yang berbeda-beda. Bangsa Indonesia merasa seperti trauma karena mengalami goncangan akibat merebaknya tindakan terorisme oleh sekelompok orang dengan tujuan menghancurkan pihak lain, sehingga seakan terjadi perang sesama anak bangsa.

Baca juga:   Dosen FTUI Raih The O&J Péters Grant for Development Cooperation 2022

Kondisi demikian, menurut Surya tidak boleh diabaikan. Sebab akan menjadi menjadi besar dari waktu ke waktu dan pada akhirnya akan menjadi masalah besar bagi bangsa di masa depan. Karena itu, paham dan ideologi radikal harus diberantas hingga ke akar-akarnya dan dibumihanguskan dengan menerapkan prinsip zero tolerance to radicalism and terrorism di Indonesia.

“Bangsa ini tentu tidak bisa membangun negaranya dengan baik apabila paham dan ideologi radikal ini terus dibiarkan berkembang di republik ini. Karena akan terus dihambat dengan berbagai praktik teror, kekerasan,” pungkasnya. (*/tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: ketua nasdemkuliah umumsurya palohUIUiversitas Indonesia


Related Posts

MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri
HEADLINE

MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri

26 April 2026
Kuliah umum kedokteran
HEADLINE

FK Unpas Gelar Kuliah Umum Keislaman, Ustadz Abdul Somad Tekankan Pentingnya Karakter Islami Dokter

23 Januari 2026
ilham habibie
HEADLINE

Iman, Takwa, dan Imtek dalam Membangun Bangsa: Kuliah Umum Ilham Habibie di Paguyuban Pasundan

2 November 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.