CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Pemkot Bandung Tak Sanggup Kerjakan Drumpori Masif

admin
7 September 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Kota Bandung mengaku jika pihaknya belum sanggup kerjakan drumpori secara masif, karena terbentur anggaran pengadaan barang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Didi Ruswandi.

“Untuk membuat satu titik drum pori, dibutuhkan sekitar Rp1,2 juta. Tapi itu kalau semua bahan dan peralatan baru, dan harus dibayar,” jelas Didi, kemarin.

Karenanya, Didi menyarankan kepada warga untuk menggunakan sumber daya yang tersedia, sehingga bisa menghemat biaya.

Baca juga:   Kejari Tetapkan ASN Pemkot Bandung jadi Tersangka Korupsi UKPBJ

Misalnya, untuk penggunaan drum, bisa menggunakan drum bekas. Selain itu bisa dilakukan dengan swadaya, sehingga dalam pengerjaan tidak perlu membayar jasa tukang. Di tahun pertama peluncuran program ini,lanjut Didi, sebenarnya pihaknya hanya menargetkan pembuatan di 650 titik. “Tapi Alhamdulillah sekarang sudah ada 700 titik,” katanya.

Semua bisa tercapai, karena dalam pengerjaannya DPU menggunakan beberapa bahan bekas. Seperti drum, yang digunakan merupakan drum bekas.

Baca juga:   Strategi Pemkot Bandung Stabilkan Harga Beras dan Jaga Inflasi

“Selain itu, di beberapa titik ada yang dilakukan dengan cara swadaya masyarakat,” terangnya.

Ke depan, Didi mengatakan, program ini akan dibantu kewilayahan, dengan menggunakan dana PIPPK. Jika semua berjalan lancar, Didi mengatakan target pembuatan drumpori pada 2020 bisa mencapai 15 ribu titik.

“Untuk 2020, sebetulnya target kita 1.400 titik. Tapi LPM mengatakan bisa membuat 10 titik di setiap RW di Kota Bandung dengan menggunakan dana PIPPK. Jadi bisa membuat sekitar 15 ribu titik,” paparnya.

Baca juga:   Pemkot Bandung Upayakan Tekan Angka Stunting Setiap Tahunnya

Didi sendiri berharap masyarakat bisa termotivasi untuk membuat drumpori ini, karena pihaknya sudah memberi contoh. “Kalau masyarakat sudah tahu manfaatnya, saya berharap mereka termotivasi dan mau untuk membuat drumpori,” terangnya. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Dinas PUdrumporikemarau panjangpemkot bandung


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
darurat sampah
HEADLINE

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.