CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Masih Ada Erupsi PVMBG Belum Turunkan Status Tangkuban Parahu

admin
15 Oktober 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Masih adanya erupsi di kawah Ratu Tangkuban Parahu, membuat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) belum menurunkan level II Tangkuban Parahu.

Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG, Hendra Gunawan mengatakanjika proses evaluasi Gunung Tangkuban Parahu yang kini masih dalam status Level II (Waspada) sudah 50 persen.

Meski demikian, ia belum bisa dipastikan kapan hasil evaluasi tersebut akan disampaikan oleh PVMBG. Sebab, kata dia, evaluasi tersebut dilakukan secara berjenjang serta melibatkan para ahli geologi.

Baca juga:   Bau Menyengat dan Bising, Dapur MBG di Jalan Kinanti Disegel Warga

“Rapatnya (evaluasinya) berjenjang, di pusat juga dan melibatkan para ahli, intinya masih berjalan lah evaluasinya,” kata Hendra di Bandung, Senin (14/10/2019).

Berdasarkan pantauan dia menyebut saat ini masih ada aktivitas yang terjadi di gunung yang menjadi salah satu destinasi di Jawa Barat itu. Namun aktivitas yang bersifat tersebut cenderung menurun dibanding beberapa waktu lalu setelah terjadinya erupsi yang bersifat freatik.

“Masih terus kita pantau, masih ada gempa-gempa hembusan yang terjadi, rata-rata 30 kejadian per hari, aktivitasnya cenderung menurun,” kata dia.

Baca juga:   Erupsi Tangkuban Parahu Simpan Potensi Bahaya, 500 Meter Wajib Steril!

Meski sudah menurun, nantinya hasil evaluasi tersebut menurut dia belum tentu akan menyatakan status Tangkuban Perahu dapat diturunkan menjadi Level I (Normal). Sebab evaluasinya masih disusun dan masih berjalan.

“Ini kan baru 50 persen evaluasinya, belum tau kita (hasilnya), semuanya (gunung) juga selalu di evaluasi ya, baik yang Level II dan Level II,” katanya.

Baca juga:   Prof. Erni Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen FEB Unpas

Dengan status yang belum turun, ia menyebut imbauan yang diterapkan kepada masyarakat serta pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Parahu pun masih sama seperti sebelumnya.

PVMBG mengimbau masyarakat baik wisatawan dan pendaki agar tidak mendekati kawah yang ada di puncak Gunung Tangkuban Parahu dalam radius 1,5 kilometer.

“Masyarakat di sekitar Tangkuban Parahu masih diharap tenang dengan beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang letusan,” kata dia. (antaranews)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: erupsi tangkuban parahugunung api tangkuban parahuPVMBG


Related Posts

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
HEADLINE

PVMBG Bongkar Penyebab Longsor Maut Cisarua, Bukan Hanya Hujan Deras

31 Januari 2026
Sesar Baribis
HEADLINE

PVMBG: Gempa Bekasi Magnitudo 4,7 Akibat Aktivitas Sesar Baribis

21 Agustus 2025
Gunung Marapi
HEADLINE

Gunung Marapi Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Waspada Lahar

20 Juni 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.