CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Isi Ruang Intelektualitas, BEM UNPAS Gelar Pasundan Berdiskusi

admin
16 Oktober 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG,  WWW.PASJABAR.COM — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)  UNPAS  mengadakan acara pasundan berdiskusi dengan tema  “Ideologi kebangsaan sebagai penggerak mahasiswa dan sarana merebut kekuasaan” pada Rabu (16/10/2019) di Aula Mandala Sabba Otto Iskandardinata Kampus IV Unpas,  Jl. Dr. Setiabudi.

Acara inipun diikuti sekitar 250 mahasiswa BEM di berbagai kampus seperti UNPAS,  STKIP Pasundan Cimahi, STH Sukabumi,  STIE Pasundan dan berbagai universitas lainnya di kawasan  Bandung raya.

Disamping menghadirkan Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof. Dr. HM. Didi Turmudzi, M.Si, sebagai narasumber turut menjadi pembicara pula aktivis pegiat pendidikan, Mansurya Manik S.Pd dan aktivis 1970, H. Zaenaldi Zaenal.

Ketua BEM UNPAS, Limas Kuswandi mengulas bahwa kegiatan ini untuk mengisi ruang-ruang intelektualitas, dimana bahwa tiga minggu kebelakang mahasiswa UNPAS turun ke jalan karena keresahan dan berkaitan dengan momentum soal hukum yang kontroversial dimana tentang pengesahan RUU KPK, RUU pertanahan dan hampir semua elemen menolak RUU tersebut. Dan atas desakan mahasiswa akhirnya pengesahan RUU KPK ditunda.

Baca juga:   DPRD Kota Bandung Sebut Program Gadget Tukar Anak Ayam Tak Relevan

Namun menurut Limas,  ruang intelektualitas,  atau hal-hal substansial dari aspirasi yang disampaikan beberapa masih kurang dipahami oleh mahasiswa, dimana hanya menjadi followers saja dan dimana banyak yang menjadi provokator dan menyingkirkan substansi dari apa yang dibawa ke lapangan.

“Mengingat hal tersebut, BEM unpas berdiskusi bagaimana kembali membuka ruang diskusi untuk mengkaji bagaimana cara menyampaikan aspirasi, mengetahui kondisi dan teknis lapangan, lebih berhati-hati akan adanya penyusup yang bertujuan untuk mengacaukan suasana. Dan yang terjadi meski mahasiswa berniat melakukan aksi damai pada akhirnya terjadi kekacauan, kemudian media malah mengangkat kericuhannya,  bukan aspirasi dari mahasiswa yang ingin disampaikan,” terangnya.

Baca juga:   Unpas dan Pemkab Cianjur Sinergi Bangun Sumber Daya Aparatur Berkompetensi

Limas menambahkan bahwa, sebagaimana Prof Didi mengulas pemuda saat ini  perlu berkaca kebelakang terhadap perjuangan di masa lalu yang harus ditindak lanjuti.  Tidak hanya sekadar beropini tapi juga harus diperkuat dengan intelektualitas, dan menyuarakan perjaungan,  sesuai dengan permasalahan yang ada.

“Tantangan mahasiswa saat ini bukan hanya bermodalkan keberanian,  tapi juga secara intelektual, turun jalan, dan  diplomasi perjuangan,” jelasnya.

Limas berharap  kedepannya unpas dapat menjadi kampus basis intelektual memiliki ruang diskusi yang banyak dan dapat menyampaikan serta menyimpulkan dengan objektif.

Baca juga:   Fakultas Teknik Unpas–FKKSMKS Jabar Dorong Fast Track dan ISO Gratis untuk Tingkatkan Mutu SMK Swasta

Sementara itu, Menteri Luar Negeri BEM UNPAS sekaligus koordinator pusat Gerakan Mahasiswa (GEMA)  Pasundan, Rajo Galan mengatakan bahwa jangan sampai mahasiswa yang  turun aksi,  tidak mengetahui dasar ataupun tujuan dari aksi. Oleh sebab itu BEM UNPAS mengadakan  diskusi dengan mengundang ketua PB paguyuban Pasundan, aktivis 1970 dan aktivis penggiat pendidikan.

“Kitapun tidak boleh lupa dengan isu yang ada di Jawa Barat, seperti masalah ijazah SMA yang banyak di tahan oleh sekolah karena siswa belum menyelesaikan sumbangan sekolah dan masalah-masalah pendidikan lainnya,” tambah Rajo.

Dengan acara ini Rajo berharap bahwa mahasiswa akan semakin bijak,  mampu mengupgrade pengetahuan dan sadar akan permasalahan yang ada di sekitarnya. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: BEM Unpaspasundanuniversitas pasundanunpas


Related Posts

IKA Unpas 2026
HEADLINE

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

10 Mei 2026
Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.