CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

400 Ribu Jiwa di Kota Bandung Masih Miskin

admin
16 November 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pemkot Bandung targetkan kemiskinan di Kota Bandung menurun jadi 3,14% dari jumlah penduduk Kota Bandung pada 2023 mendatang. Sementara saat ini masih ada 400 ribu jiwa yang tercatat masih sebagai warga miskin.

Berdasarkan data Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan  (Dinsosnangkis) Kota Bandung pada  2018, angka kemiskinan di Kota Bandung berada di 3,57 %. Saat ini, jumlah warga miskin dan sangat miskin di Kota Bandung sebanyak 79.000 Kepala Keluarga atau 400 ribu jiwa.

“Karenanya saya meminta, agar mencapai target penurunan angka kemiskinan, SKPD dan unsur kewilayah untuk memetakan warga Kota Bandung. Pemetaan itu agar program penanggulangan kemiskinan di Kota Bandung lebih tepat sasaran,” ujar Kepala Dinsosnangkis Kota Bandung, Tono Riantono.

Baca juga:   Siswa di Kota Bandung Dilarang Bawa Lato-lato ke Sekolah

Tono mengatakan, perlu melakukan pemetaan, agar bisa terlihat di kawasan mana saja ada kemisikinan, apa penyebabnya dan bagaiaman penanggulangannya.

“Dari pemetaan bisa terlihat daerah dan problemnya. Solusi diberikan sesuai dengan kebutuhannya,” jelas Tono.

Meskipun secara prosentase, jumlah warga miskin di Kota Bandung kecil, namun jika dilihat secara jumlah, Tono yakin itu merupakan angka yang besar.

” Intinya bukan soal besar kecilnya tetapi kita harus menanggulangi orang miskin,” lanjutnya.

Yana menyampaikan, hadirnya Program Inovasi Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK), Dana Kelurahan (bantuan pemerintah pusat) dan Kotaku menjadi daya dukung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga:   Warga Astanaanyar Belajar Membuat Ecoenzim

Agar tepat sasaran, Tono juga meminta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar untuk menyelaraskan program yang sesuai sehingga terintegrasi dengan benar.

“Bappenas dan Bappeda mempunyai program apa saja? Nanti akan kita bagi program-programnya supaya treatmentnya kena. Meskipun anggaran terbatas, tetapi bisa terintergrasi, maka terpenting itu tepat sasaran,”   tegasnya.

Tono mengatakan, untuk menanggulangi kemiskinan tidak bisa hanya mengandalkan Dinsosnangkis.

“Semua stakeholder, termasuk semua SKPD di Kota Bandung harus ikut membantu,” kata Tono.

Terlebih, sekarang data kemiskinan sudah diupdate, dan semua memegang data yang sama. Sehingga, penanggulangan kemiskinan bisa dilakukan secara terintegrasi.

Baca juga:   Dinkes Kota Bandung Minta Warga Waspada Corona

“Selain itu, setiap SKPD punya alokasi dan program khusus untuk mengatasi kemiskinan, sehingga semestinya bisa terintegrasi,” tuturnya.

Sebagai langkah kongkret, Tono mengatakan, ke depan puskesos tidak terpusat di Rancacili, melainkan akan dibuat di setiap kewilayahan.

“Dengan begitu penanggulangannya akan bisa lebih efektif. Sehingga kalau ada laporan, bisa langsung ke kewilayahan, tidak harus selalu melibatkan Dinsos,” katanya.

Menurut Tono, anggaran penanggulangan kemiskinan di Kota Bandung sebenarnya besar, menyentuh angka Rp1 triliun. Namun semuanya tersebar di berbagai SKPD. “Di Dinsos sendiri ada alokasi Rp50 milyar,” terangnya. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kota bandungwarga miskin


Related Posts

ngabandungan bandung
PASBANDUNG

Ngabandungan Bandung, Seni Visual dan Edukasi Mitigasi Bencana

28 April 2026
Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI
HEADLINE

Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI

25 April 2026
jalan macet di Bandung
Uncategorized

Bandung Kian Sesak! Ini 6 Kawasan dengan Kemacetan Terparah

5 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.