CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ada Kesalahan, Pemkot Bandung Akui Dana Rawan Pendidikan Tak Cair 162M

admin
29 November 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Setelah sebelumnya tutup mulut prihal tidak cairnya dana anggaran rawan pendidikan (RMP) akhirnya Pemkot Bandung buka suara juga. Bahkan hal itu karena ada kesalahan di tingkat dinas.

Melalui Sekda Kota Bandung Ema Sumarna, Pemkot Bandung meminta maaf kepada seluruh warga Bandung, khususnya penerima RMP.

“Sebenarnya kita sedang mengusahakan, agar dana tersebut bisa dicairkan. Kami masih mengadakan rapat internal dan akan melakukan konsultasi ke pusat,” ujar Ema, kemarin (28/11/2019).

Baca juga:   Gempa Bumi Terjadi di Kabupaten Bandung Sebanyak 4 Kali

Namun, Ema mengakui, mencairkan dana rawan pendidikan ini bukan hal yang mudah, karena ada kendala peraturan yang tidak sesuai.

Menurut Ema, dana rawan pendidikan ini semestinya ada di pos belanja tidak langsung, namun sekarang ada di belanja langsung.

“Semestinya, anggaran ini ada di dana hibah yang dikelola BPKAD (Badan Pengelolaan Keungan dan Aset Daerah,red). Namun sekarang ada di rekening Dinas pendidikan, itu yang menyalahi aturan,” papar Ema.

Baca juga:   Mencengangkan Bus Maut SMK Lingga Kencana Depok Teryata Pernah Kecelakaan Dan Terbakar

Jika pada akhirnya tidak bisa cair, Ema menyatakan permohonan maafnya kepada siswa RMP, karena harus mengalami ketidaknyamanan ini.

“Namun, itu terjadi bukan karena kesengajaan kami. Melainkan karena ada miss communication, di antara dinas terkait,” tegas Ema.

Untuk tahun depan, Ema mengaku khawatir hal ini akan terulang. Karenanya, Ema akan semaksimal mungkin mencari cara agar hal ini tidak terulang.

“Setelah rapat internal, kami akan terus melakukan konsultasi dengan BPK dan Mendagri, apa yang bisa kami lakukan jika hal ini kembali terulang tahun depan,” paparnya.

Baca juga:   Tyronne del Pino yang Makin Mengerikan

Mengingat, RAPBD 2020 Kota Bandung sudah disahkan, dan sekarang tengah dievaluasi gubernur.

“Kita berharap saat finalisasi nanti, akan ada jalan keluar untuk tahun depan, agar tidak terjadi hal serupa tahun ini,” katanya.

Khusus untuk kendala di tahun ini, Ema memohon warga bersabar menunggu hasil konsultasi dan rapat yang intens dilakukan Pemkot Bandung. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: bandungdana rawan pendidikanpemkot bandungRMP


Related Posts

Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Mahasiswa Tuli Unpad
HEADLINE

Nyaris Menyerah, Mahasiswa Tuli Ini Buktikan Bisa Wisuda dan Jadi Inspirasi di Unpad

6 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.