CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Pemkot Resmikan dan Cari Tenaga Dokter untuk RSKIA

admin
4 Januari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Selain meresmikan, Pemkot Bandung akan merekrut tenaga dokter non PNS untuk melengkapi Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA) di Jalan Kopo.

“Alhamdulillah di penghujung tahun ini, kita meresmikan gedung RSKIA setelah 3,5 tahun kita membangun,” ujar Walikota Bandung Oded M.Danial, kemarin (3/1/2020).

Oded mengatakan, dalam rumah sakit tersebut terdapar 500 tempat tidur, di mana 40% untuk RSKIA, sisanya untuk pasien umum.

Baca juga:   Wali Kota Bandung : Proses Administratif Pengelolaan GBLA Terus Berjalan

“Bangunan ini terdiri dari 2 lantai basement, dan 13 ke atas. Jadi terdiri dari 15 lantai,” jelasnya.

Selain itu, terdapat peralatan canggih untuk menunjang semua kebutuhan medis seperti ruang ICU, ruang operasi dengan kualitas tinggi dan luar biasa.

Menurut Oded pembangunan rumah sakit ini, menghabiskan biaya sekitar Rp800 milyar termasuk untuk kebutuhan pembebasan lahan.

Baca juga:   Sekolah Ayah Ala Pemkot Bandung

Disinggung mengenai kebutuhan SDM, Direktur RSKIA, Taat Tagore mengatakan, sekarang sudah punya sekitar 375 orang. Semua berasal dari RSKIA sebelumnya, yang terletak di Astana Anyar.

“Untuk memenuhi kebutuhan RSKIA ini, kita butuh SDM sekitar 700 orang,” tegasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Taat mengatakan, pihaknya akan merekrut tenaga non PNS.

RSKIA ini, lanjut Taat akan mulai beroperasi dua minggu setelah diresmikan.

Baca juga:   Banjir Rendam Ribuan Rumah di Kabupaten Bandung

Sedangkan untuk pelayanan BPJS, Taat mengatakan, akan segera dibicarakan dengan pihak BPJS, agar pelayanan bisa dinikmati warga tidak mampu.

“Untuk sekarang masih pembahasan, bagaimana masyarakat bisa mendapatkan layanan BPJS, apakah bisa langsung sejak beroperasi, atau masih harus menyesuaikan dengan standar mereka,” pungkasny. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: odedpemkot bandungRSKIA


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
darurat sampah
HEADLINE

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.