CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Nadia, Mahasiswi Unpas yang Terus Gali Ekspresi, Bangun Potensi

admin
22 Januari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Mengekspresikan dan melibatkan diri dalam berbagai kegiatan yang positif menjadi hal yang tak pernah lepas dari  Nadia Agustin Harfiani yang akrab disapa “Nanad” atau “Nadia”.

Gadis yang lahir di Bandung, 6 Agustus 1998 ini pun saat SD adalah seorang atletik dan pernah menjadi juara 2 atletik (lari) se bandung raya, selanjutnya menjadi juara 3 estafet tingkat Jawa Barat.

Saat SMP,  Nadia pun mengikuti ekstrakulikulier basket hingga pernah meraih juara harapan 1 dan pemain terbaik. dan saat SMA ia pun mengikuti ekstrakulikuler cheerleader dam meraih juara 2 tingkat Jawa Barat.

“Sejak kecil saya juga sudah bergelut didunia photoshoot atau modeling, bahkan portofolionya pernah masuk koran dan majalah cilik.  Namun seiring berjalannya waktu dunia tersebut tidak saya lanjutkan. dan ketika menginjak remaja saya pun menyadari bahwa ternyata hal tersebut menjadi hobi saya hingga saat ini, pun hobi tersebut memberikan manfaat untuk saya,” tandas pemilik tinggi badan 158 CM.

Baca juga:   Piala Eropa 2024: Ukraina Angkat Koper Setelah Bermain Imbang 0-0 Lawan Belgia

Disamping itu, penfavorit warna navy, army dan maroon ini pun berkata bahwa ia juga memiliki hobi travelling karena seperti yang dikatakan Soe Hok Gie bahwa “Seseorang dapat mencintai sesuatu dengan sehat ketika ia mengenal obyeknya, mencintai Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal indonesia bersama rakyatnya dari dekat” oleh sebab itu, Nadia gemar travelling.

“Selain itu saya juga sangat senang dengan kuliner, mencoba makanan-makanan khas Indonesia,” jelas penggemar berat seafood ini.

Kedepannya Nadia pun berharap dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi, berkontribusi dan memberikan kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar sebab menurutnya bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat bagi sekitarnya.

Baca juga:   Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Dukung Emil Jadi Kepala Otorita IKN

“Adapun motto hidup saya adalah “if they could, why i couldn’t” motto tersebut yang menjadi pengingat ketika saya merasa akan menyerah dalam menghadapi sesuatu,” ulasnya.

Adapun untuk cita-cita kedepan,  Nadia berkata bahwa ia ingin menjadi professional manager di perusahaan multinasional, sebab dengan menjadi bagian dari perusahaan multinasional dan mendudukan posisi strategis menjadikannya dapat mengambil kebijakan bagi kemajuan perusahaan.

“Untuk kesibukan saya saat ini adalah berorganisasi, mengikuti kegiatan duta kampus, photoshoot, menjadi instruktur lab dan sedang menyusun tugas akhir,” terang mahasiswi tingkat akhir di UNPAS Fakultas Ekonomi dan Bisnis program studi  Manajemen.

Mengenai tokoh idola,  Nadia berkata bahwa ia mengagumi  Baharudin Jusup Habibie, karena gagasan dan pemikirannya memberikan kemajuan pesat bagi industri pesawat di dunia.

“Untuk sosok yang menginspirasi saya adalah Mama dan Papa.  Mama dengan kesabarannya, kesederhanaannya dan kelembutannya mendidik dan membesarkan anak-anaknya. Sementara Papa yang dengan kerja kerasnya, ketegasannya, mampu menghidupi keluarga dengan layak dan papa juga selalu mengajarkan anak-anaknya untuk mendapatkan sesuatu atas usahanya sendiri. didikan itu yang sampai saat ini membentuk saya menjadi pribadi yang mandiri,” tandas anak ketiga dari empat bersaudara.

Baca juga:   BAN PT Akreditasi Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Pasundan

Berbicara makna hidup,  Nadia berkata bahwa hidup baginya adalah saya bagaimana memberikan kebermanfaatan bagi orang sekitar karena baginya kesepian sejati adalah hidup tanpa tanggung jawab sosial.

“Adapun hal yang membuat saya terus bertahan dengan apapun kondisi dan masalah yang ada adalah orang tua, bagaimana harus selalu bersyukur atas apa yang tuhan berikan, memberikan kontribusi terbaik dimanapun aku berada dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi sesuatu,” pungkasnya penuh semangat.  (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: mahasiswi unpaspaguyuban pasundanpasundanuniversitas pasundan


Related Posts

Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.