CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

FEMA FT UNPAS Gelar Diskusi Publik Potensi Gerakan Radikalisme Tahun 2020

admin
26 Januari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Federasi Mahasiswa (FEMA) FT UNPAS  mengadakan diskusi publik “Potensi Gerakan Radikalisme di Tahun 2020” pada Minggu (26/1/2020) di Aula kampus UNPAS Jalan Dr. Setiabudhi No. 193 Kota Bandung.

Acara yang melibatkan 60 peserta ini pun diikuti oleh perwakilan mahasiswa fakultas teknik,  lintas jurusan dan lintas angkatan di lingkup Universitas Pasundan.

Gubernur Federasi Mahasiswa FT UNPAS Raja Faisal Ramandhan atau Faisal mengungkapkan bahwa kegiatan ini diisi oleh Ketua Karang Taruna Kota Bandung, kesbangpol Kota Bandung dan aktifis pendidikan.

Baca juga:   Foto: Layanan Sidak Panik Sampah Organik

“Kami mengadakan acara ini karena hingga saat ini masih ada paham radikalisme yang terus bermunculan sehingga mengakibatkan polarisasi baik dari masyarakat maupun mahasiswa yang bisa memecah belah,” jelasnya.

Terbukti, lanjut Faisal di media sosial saat ini di media yang sangat mudah diakses dimana paham radikalisme banyak dihembuskan secara masif, konten radikal yang memang dikontruksi sehingga menjadi doktrin untuk masyarakat umum maupun media sosial lewat penggiring opini dan dapat mempengaruhi opini publik.

Baca juga:   Teknologi Pangan Unpas Siap Distribusikan Ratusan Hand Sanitizer

“Hal ini dibuktikan juga dengan take down konten radikalisme  pada tahun 2018 sebanyak 10.449 konten meningkat pada tahun 2019 menjadi 11.800 konten  oleh sebab itu ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut salah satunya dari media sosial masif dan penyampaian tanpa batas dan partisipatif, sehingga kalangan-kalangan media sosial menangkap bulat-bulat tanpa mengetahui dasar dari radikalisme tersebut,” jelasnya.

Baca juga:   Gumelar, Mahasiswa Unpas Senang Berorganisasi dan Bermanfaat

Faisal pun berharap bahwa  forum diskusi ini menjadi upaya penggiringan opini positif akan upaya gerakan-gerakan radikalisme agar menghindari upaya provokatif radikalisme serta menanamkan nilai-nilai pancasila ditengah tengah kehidupan masyarakat.

“Kedepannya forum diskusi ini pun akan terus berkelanjutan sebagai sarana edukasi,  menambah pengetahuan  mahasiswa khususnya dilingkup FT agar memahami khazanah yang lebih luas dan memacu berpikir kritis,” pungkas Faisal. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: [asundanDiskusi PublikFakultas teknik UnpasFEMAFT Unpasradikalismeuniversitas pasundan


Related Posts

Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.