CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Begini Perkembangan Dua Pasien di Ruang Isolasi RSHS

admin
28 Januari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung merawat dua pasien di Ruang Isolasi Infeksi Khusus Kemuning sejak Minggu (26/1/2020). Bagaimana perkembangan kedua pasien yang sempat diduga terjangkit virus corona ini?

Ketua Tim Infeksi Khusus RSHS Yovita Hartantri mengatakan kedua pasien memperlihatkan perbaikan kondisi. GH (35), warga negara China, sudah tak merasakan keluhan demam dan nyeri menelan.

“Untuk pasien kedua (AA/pasien asal Bandung) juga stabil walaupun masih terpasang alat bantu pernapasan,” kata Yovita di RSHS, Selasa (28/1/2020).

Baca juga:   Hari Jadi Jawa Barat ke-78, Ridwan Kamil Sampaikan Capaian Selama 5 Tahun Menjabat

Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan spesimen hidung dan tenggorokan yang dikirim ke Balitbang Kemenkes. Hasil itu akan memastikan apakah kedua pasien ini terjangkit virus corona atau tidak.

“Mudah-mudahan sore ini sudah ada hasil,” harap Yovita.

Tapi, ia memprediksi pasien berinisial GH kemungkinan negatif terjangkit virus corona. Sebab, pasien ini sudah melewati masa inkubasi virus corona 14 hari.

Baca juga:   Tangani Pasien COVID-19, Baju 'Astronot' Tim Corona Rp5,4 Juta Sehari

“Kalau hasilnya terbukti negatif, pasien ini akan kami pulangkan,” ucapnya.

Sedangkan untuk AA, pasien ini masih dalam tahap pemantauan. Sebab, pasien ini baru pulang dari Singapura pada 22 Januari lalu. Sehingga, masa inkubasi virus corona di dalam tubuh selama 14 hari masih belum lewat.

“Kalau hasilnya negatif, pasien tetap akan kita pantau dulu di ruang isolasi karena dia masih pakai alat bantu napas. Nanti akan diputuskan pasien bisa dirawat di luar ruang isolasi atau tidak,” tuturnya.

Baca juga:   Kemenag Jabar dan YPT Pasundan Teken MoU Pendidikan

“Kalau bisa dirawat di luar ruang isolasi, kemungkinan besar pasien akan dikembalikan ke RS Borromeus (untuk perawatan lanjutan) karena permintaan pihak keluarga,” jelas Yovita.

Tapi, tim dokter masih akan menunggu hasil penelitian dari Balitbangkes untuk memastikan langkah berikutnya. Tim dokter tak mau gegabah mengambil langkah karena ada prosedur yang harus dijalani untuk mewaspadai virus corona. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: CinacoronaRSHSsuspectvirus


Related Posts

harimau benggala
HEADLINE

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Diduga Terinfeksi Virus

26 Maret 2026
Cina vs Hong Kong
HEADLINE

Jadwal Cina vs Hong Kong: Penutup Grup EAFF E-1 2025

15 Juli 2025
Menkes
HEADLINE

Menkes Minta Unpad Perbaiki Serius dan Sistematis Penyelenggaraan PPDS di Indonesia

21 April 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.