BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, menilai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kanwil Kemenag Jawa Barat dan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan sebagai momentum penting dalam pembangunan peradaban pendidikan, sosial, dan kesejahteraan umat.
Hal tersebut disampaikan Dudu Rohman dalam sambutannya pada kegiatan penandatanganan MoU kerja sama bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang digelar di Jalan Sumatra No. 41, Kota Bandung, Senin (9/2/2026).
“Hari ini adalah momentum yang sangat bersejarah, bukan hanya bagi saya pribadi, tetapi juga bagi Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. MoU ini kami harapkan menjadi saksi peradaban, saksi bagi pembangunan pendidikan, sosial, dan budaya yang bermanfaat bagi generasi masa depan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Drs. H. Usep Saepudin Muhtar, M.Pd., Ketua Tim Peningkatan Kualitas Implementasi Kurikulum, Kesiswaan dan Pembelajaran Hj. Widya Arthawati, M.Pd. Hadir pula Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si..
Dorong Lulusan Madrasah Lanjut ke Perguruan Tinggi
Dudu menegaskan kerja sama ini dilandasi semangat kebersamaan dan silaturahmi, sejalan dengan nilai-nilai keagamaan serta kearifan lokal Pasundan. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga membangun kesejahteraan lahir dan batin.
Ia juga menyoroti besarnya potensi lulusan madrasah di Jawa Barat. Tercatat sekitar 263 ribu siswa Madrasah Aliyah di provinsi tersebut, namun belum seluruhnya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Dari jumlah tersebut, baru sekitar 30 hingga 35 persen yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita semua,” jelasnya.
Menurut Dudu, perguruan tinggi bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter, jejaring, dan nilai-nilai akhlak.
“Melalui pendidikan, seluruh aktivitas kita menjadi bernilai ibadah. Pendidikan adalah investasi ilmu, dan dengan ilmu itulah kesejahteraan dunia dan akhirat dapat diraih,” tambahnya.
Penandatanganan MoU ini menjadi komitmen bersama Kanwil Kemenag Jawa Barat dan YPT Pasundan untuk membangun sinergi berkelanjutan dalam penguatan Tridharma Perguruan Tinggi, peningkatan kualitas pendidikan, serta penciptaan generasi yang berilmu, berakhlak, dan sejahtera. (han)







