CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Giring Ganesha: Jangan Salahkan Anak Jika Kecanduan Main Game

admin
2 Februari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Anak-anak saat ini sangat akrab dengan game, terutama melalui gawai. Hal itu karena kini gawai bisa dimiliki semua orang. Bahkan, orang tua tak segan memberikan gawai meski sang anak masih kecil.

Hal itu bisa jadi pintu pembuka bagi anak untuk bermain game. Ujung-ujungnya, anak bisa kecanduan bermain game yang berdampak buruk pada prestasinya di sekolah.

Sebab, mereka yang kecanduan game, biasanya akan lebih tertarik bermain game ketimbang belajar. Jika kondisi ini sudah terjadi, orang tua jangan menyalahkan anak.

Baca juga:   Resident Evil Requiem Hadir Lewat Event Spesial di Jakarta

Tak hanya itu, anak juga bisa terganggu kesehatannya, misalnya mata. Anak juga berpotensi mengalami penyakit lain. Sebab, mereka yang kecanduan bermain game biasanya lupa makan dan minum, bahkan kurang tidur.

“Jangan menyalahkan anak jika mereka kecanduan bermain game,” kata Owner Indonesia E-Sports Premier League (IESPL) Giring Ganesha.

Harusnya, orang tua justru introspeksi diri. Sebab, bisa jadi penyebabnya adalah pengawasan dan pembatasan orang tua terhadap anaknya dalam bermain game sangat lemah.

Baca juga:   Games Super Aritmatika Buatan ITB Ajak Anak Belajar Matematika Lebih Mudah

Karena itu, penting bagi orang tua untuk melakukan pembatasan dan mengawasi anak dalam bermain game. Jangan terlalu acuh jika tak ingin anak kecanduan anak bermain game dan akhirnya ada dampak negatif bagi mereka.

“Kecanduan game itu menurut saya yang bisa menghentikan dan menetralkannya itu adalah orang tua dan keluarga,” jelas Giring yang merupakan eks vokalis band Nidji.

Baca juga:   Sebut Masih Dikunci, Alasan Jokowi Belum Evakuasi WNI dari Wuhan

Untuk mengatasi anak kecanduan game sendiri memang tidak mudah. Perlu waktu dan strategi secara bertahap untuk mengurangi mereka kecanduan.

Yang terbaik adalah beri anak waktu untuk bermain game. Tapi, batasi waktunya dan kurangi secara bertahap. Jalin kesepakatan dengan anak soal aturan tersebut, termasuk konsekuensi hukuman yang harus dijalani. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: gamegiring nidji


Related Posts

Resident Evil Requiem
HEADLINE

Resident Evil Requiem Hadir Lewat Event Spesial di Jakarta

22 Februari 2026
Ghost of Yotei
HEADLINE

Sony Siapkan Mode Legends Multiplayer untuk Ghost of Yotei

14 Februari 2026
gim
HEADLINE

Studi Ungkap Main Gim Lebih 10 Jam Picu Risiko Kesehatan

19 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.